BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi 2,5-4 Meter di Perairan Banten dan Selat Sunda!

Serang, ELrolumnews — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di perairan Banten dan Selat Sunda. Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter di sejumlah wilayah perairan.

Peringatan ini dikeluarkan berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer dan laut yang menunjukkan adanya peningkatan kecepatan angin serta perubahan pola tekanan udara di sekitar wilayah tersebut. Kondisi ini berpotensi menciptakan gelombang laut dengan ketinggian yang berbahaya bagi aktivitas pelayaran dan masyarakat pesisir.

BMKG merinci sejumlah wilayah perairan yang berpotensi mengalami gelombang tinggi:

- Advertisement -
WilayahKetinggian Gelombang
Perairan Selat Sunda bagian selatan2,5 – 4 meter
Perairan Banten2,5 – 4 meter
Samudra Hindia selatan Banten3 – 4 meter
Perairan Lampung2 – 3 meter

 

BMKG mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, dan operator kapal untuk meningkatkan kewaspadaan serta menghindari aktivitas pelayaran di area yang berpotensi terdampak. Gelombang tinggi dapat membahayakan keselamatan jiwa dan menyebabkan kerusakan pada kapal-kapal kecil.

- Advertisement -

“Kami mengimbau seluruh pengguna jasa transportasi laut dan masyarakat pesisir untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG sebelum melakukan aktivitas di laut,” demikian pernyataan resmi BMKG.

Peringatan gelombang tinggi ini juga menjadi perhatian khusus di tengah operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda sejak Senin (7/9/2026). Kondisi gelombang yang tinggi dapat menghambat proses pencarian serta membahayakan tim SAR yang sedang bertugas.

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan cuaca dan akan menyesuaikan strategi pencarian sesuai kondisi di lapangan.

(fvs)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Iklan

Terkait
Schizostachyum undulatum, bambu endemik Sumatra Barat yang didokumentasikan kembali setelah 68 tahun, menjadi pengingat bahwa hutan Indonesia masih menyimpan kehidupan yang belum sepenuhnya kita kenali.

Setelah 68 Tahun, Bambu Endemik Sumatra Ditemukan Kembali: Alam...

Earth, ElrolumNews - Ada penemuan yang membuat kita mengenal sesuatu yang sebelumnya tidak pernah tercatat.Ada pula penemuan...
Cyrtodactylus merubetiriensis, spesies cecak jari lengkung baru dari Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur, yang terungkap melalui penelitian morfologi dan DNA sebagai bagian dari keanekaragaman tersembunyi fauna Jawa.

Cecak Baru Ditemukan di Meru Betiri: Ketika Hutan Jawa...

Earth, ElrolumNews - Di tengah hutan Jawa yang selama ini dianggap telah banyak dipelajari, ternyata masih ada...
Tiga spesies baru dari genus Homalomena, yaitu Homalomena boesenbergiifolia, H. trigona, dan H. widyatmokoi, resmi dideskripsikan dari Indonesia pada Oktober 2026.

Tiga Tumbuhan Baru Indonesia Ditemukan dari Tanaman yang Sudah...

Earth, ElrolumNews - Sebuah tanaman yang sudah lama tumbuh dalam pot atau rumah pembibitan mungkin tampak seperti...
Advertisement

Lainnya

Popular