Google Luncurkan Uji Coba AI di Luar Angkasa, Kirim Chip TPU ke Orbit Bumi!

California, ELrolumNews — Google mengumumkan rencana ambisius untuk membawa kecerdasan buatan (AI) ke luar angkasa. Perusahaan teknologi raksasa itu akan meluncurkan satelit yang membawa chip AI Tensor Processing Unit (TPU) ke orbit rendah Bumi. Ini menjadi uji coba pertama AI di luar angkasa.

Pengumuman ini disampaikan Google dalam konferensi pers di Mountain View, California, Jumat (25/9/2026). Misi ini bekerja sama dengan Planet Labs, perusahaan yang mengoperasikan konstelasi satelit penginderaan jauh.

Google menyatakan bahwa uji coba ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi komputasi AI di luar angkasa. Dengan membawa TPU ke orbit, Google ingin menguji apakah AI dapat beroperasi secara efisien di lingkungan luar angkasa yang penuh tantangan, termasuk radiasi dan suhu ekstrem.

“Kami ingin melihat apakah AI dapat berfungsi dengan baik di luar angkasa. Ini adalah langkah awal untuk membangun infrastruktur AI yang lebih luas,” ujar Sundar Pichai, CEO Google, dalam keterangannya.

Langkah ini diambil di tengah tingginya permintaan daya dan komputasi AI. Pusat data AI saat ini mengonsumsi energi dalam jumlah besar, dan perusahaan teknologi terus mencari cara untuk meningkatkan efisiensi.

Dengan menempatkan AI di luar angkasa, Google berharap dapat memanfaatkan sinar matahari yang melimpah untuk memberi daya pada chip AI, serta mengurangi ketergantungan pada pusat data di Bumi.

“Luar angkasa menawarkan sumber daya yang tidak terbatas. Kami ingin memanfaatkannya untuk mendukung pertumbuhan AI,” jelas Pichai.

Planet Labs akan menyediakan satelit dan infrastruktur peluncuran untuk misi ini. Perusahaan yang berbasis di San Francisco itu mengoperasikan ratusan satelit kecil yang mengorbit Bumi untuk penginderaan jauh.

“Kami senang dapat bekerja sama dengan Google dalam misi bersejarah ini. Ini adalah langkah besar untuk industri antariksa dan AI,” ujar Will Marshall, CEO Planet Labs.

Misi ini dijadwalkan diluncurkan pada 2027 menggunakan roket dari penyedia layanan peluncuran komersial. Google dan Planet Labs akan melakukan serangkaian pengujian sebelum peluncuran.

“Kami akan memastikan semuanya siap sebelum peluncuran. Ini adalah misi yang sangat penting,” tegas Pichai.

Rencana Google ini mendapat respons positif dari industri teknologi. Analis AI, Dr. Sarah Chen, menilai bahwa langkah ini dapat membuka babak baru dalam pengembangan AI.

“Jika berhasil, ini bisa menjadi terobosan besar. AI di luar angkasa dapat mempercepat pengembangan AI dan mengurangi dampak lingkungan dari pusat data di Bumi,” ujarnya.

Namun, ia juga mengingatkan tantangan yang dihadapi, termasuk radiasi luar angkasa yang dapat merusak chip dan kesulitan dalam pemeliharaan.

Google akan terus mengembangkan teknologi ini dan berencana memperluas uji coba ke misi yang lebih besar di masa depan.

“Kami baru memulai. Ini adalah langkah pertama menuju AI di luar angkasa,” pungkas Pichai.

(fvs)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

More like this

Ilustrasi perdebatan AGI dengan otak sirkuit terbelah, timbangan, peringatan, dan dua sudut pandang optimis dan waspada

AGI Sudah Tiba? Perdebatan Panas GPT-6 Astra

AI, ELrolumnews — Dunia kecerdasan buatan sedang bergolak. Dalam empat hari, dua tokoh paling berpengaruh di industri AI—Greg...
OpenAI luncurkan GPT-6 Astra, Nvidia CEO sebut AGI telah tiba

OpenAI Luncurkan GPT-6 Astra, Nvidia Sebut AGI Tiba! CEO:...

San Francisco, ELrolumNews — Dunia kecerdasan buatan diguncang oleh perilisan model terbaru OpenAI, GPT-6 Astra, yang disebut-sebut sebagai...
BRIN Kembangkan Teknologi Satelit Pantau Karhutla Real-Time

BRIN Kembangkan Teknologi Satelit Pantau Karhutla Real-Time! Masyarakat Bisa...

Jakarta, ElrolumNews — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap melanda sejumlah wilayah Indonesia, terutama Kalimantan dan Sumatera,...

More

Popular

Read More