Tokyo, ElrolumNews – Di tengah perang dagang teknologi global yang semakin panas, Malaysia mengambil langkah berani. Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim secara resmi mengundang raksasa teknologi Jepang untuk memperluas investasi di sektor semikonduktor dan kecerdasan buatan (AI) di negaranya .
Dalam rangkaian lawatannya yang berakhir pada Selasa (9/6/2026), Anwar menggelar pertemuan meja bulat bersama 29 pemimpin bisnis dan industri Jepang di Tokyo . Pertemuan ini juga dihadiri Menteri Pelaburan, Perdagangan dan Industri, Datuk Seri Johari Abdul Ghani, serta Menteri Pembangunan Usahawan dan Koperasi, Steven Sim .
“Malaysia kini memberi tumpuan lebih besar kepada industri semikonduktor, selaras perkembangan pesat sektor berkenaan di negara ini,” ujar Anwar di Tokyo, Selasa (9/6/2026) . Ia menegaskan bahwa Malaysia telah muncul sebagai hub semikonduktor di rantau ini, selain mencatat pertumbuhan memberangsangkan dalam sektor elektrik dan elektronik (E&E).
Sebelum pertemuan besar, Anwar telah mengadakan pertemuan pendahuluan dengan enam syarikat gergasi Jepun: IBM Corporation, Mitsubishi Corporation, ENEOS Corporation, Shizen Energy Inc., DENSO Corporation, dan Marubeni Corporation .
Pertemuan tersebut memberi tumpuan kepada potensi pelaburan dalam sektor strategik yang akan menjadi lokomotif ekonomi masa depan:
Kecerdasan buatan (AI) – Mengembangkan pusat data dan solusi AI untuk industri.
Pengkomputeran kripto – Memanfaatkan ledakan kebutuhan komputasi untuk mata wang digital.
Tenaga hijau – Transisi energi melalui hidrogen dan solar.
Industri Halal – Memperkuat rantai pasok global produk halal berbasis teknologi.
Langkah ini diambil di tengah persaingan ketat antara AS dan China untuk menguasai rantai pasok semikonduktor. Malaysia, yang menguasai 13 persen pasar pengemasan dan pengujian chip global, berupaya naik kelas ke ranah desain dan fabrikasi canggih yang dikuasai TSMC, Samsung, dan Intel.
(*dbs)





