Kotamobagu, Elrolumnews — Suasana riuh di ajang Open Tournament Tidar Drag Race – Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 berubah menjadi duka pada Minggu (9/8/2026) sore. Sebuah mobil balap jenis Honda Jazz yang dikemudikan oleh pembalap Tian Ngantung dari tim Pangeran 05 McJoe kehilangan kendali setelah melewati garis finis dan menabrak kerumunan penonton di sirkuit nonpermanen Jalan AP Mokoginta, Kelurahan Upai.
Peristiwa nahas terjadi sekitar pukul 16.00 WITA saat perlombaan drag race kelas Free For All (FFA) tengah berlangsung . Berdasarkan pantauan di lokasi, mobil Honda Jazz yang dikendarai Tian awalnya melaju normal di lintasan. Tidak terlihat adanya kendala saat mobil melaju menuju garis finis. Namun, setelah melewati garis finis dan memasuki area pengereman sekitar 100 meter, mobil tersebut mengalami crash dan kehilangan kendali . Kendaraan kemudian melaju ke sisi arena dan menabrak sejumlah penonton yang berada di pinggir lintasan.
Benturan keras tersebut mengakibatkan sejumlah penonton menjadi korban. Warga dan petugas yang berada di lokasi kemudian bergerak melakukan evakuasi. Pasca-insiden, pelaksanaan Drag Race di Sirkuit Nonpermanen Kelurahan Upai langsung dihentikan.
Jumlah korban meninggal dunia yang semula dilaporkan enam orang bertambah menjadi tujuh orang setelah satu korban luka berat meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Kotamobagu. Berdasarkan data dari rumah sakit dan Polres Kotamobagu, para korban tersebar di dua rumah sakit rujukan: RSUD Kotamobagu dan RS Monompia .
Berikut daftar korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi :
| Nama | Usia | Keterangan |
|---|---|---|
| Januni Pusung | 35 tahun | Perempuan, warga Desa Bilalang Baru, Kabupaten Bolmong |
| Harianti Mokoginta | – | Perempuan, warga Bilalang 3, Kabupaten Bolmong |
| Lisma Mokoginta | 38 tahun | Perempuan, warga Bilalang III, Bolmong |
| Ali Ponamon | 65 tahun | Laki-laki, warga Desa Pontodon, Kota Kotamobagu |
| Bio Mokoagow | 74 tahun | Perempuan, warga Bilalang 3, Bolmong |
| Nilawati Mokodongan | – | Perempuan, warga Pontodon Induk, Kotamobagu |
Total korban luka dilaporkan mencapai sekitar 16 orang yang tersebar di kedua rumah sakit.
Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik saat dihubungi Tribun Manado melalui WhatsApp menyatakan pihaknya bersama dinas terkait sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) . Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di lokasi kejadian serta mengamankan TKP.
“Kami saat dalam proses mencari dan meminta keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, mengamankan TKP dan melakukan serangkaian tindakan kepolisian lainnya,” ujar Kapolres.
Kapolres juga menjelaskan bahwa karena kejadian terjadi di arena perlombaan yang memiliki izin resmi, penanganannya tidak dikategorikan sebagai kecelakaan lalu lintas biasa . Namun, pihak kepolisian tetap membantu proses evakuasi dan pengamanan di lokasi.
Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab antara lain kegagalan sistem pengereman mobil setelah melewati garis finis, kondisi lintasan, serta faktor keselamatan penonton yang berada terlalu dekat dengan jalur lintasan.
(*/tribun/fvs)




