Erupsi Gunung Anak Krakatau, 209 Penerbangan di Soetta Terdampak! 22.798 Penumpang Terhambat, Bandara Kembali Beroperasi

Tangerang, ElrolumNews — Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak signifikan pada operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK). Bandara terbesar di Indonesia ini memperpanjang penutupan operasional hingga pukul 09.30 WIB pada Minggu (6/9/2026) akibat sebaran abu vulkanik .

Gunung Anak Krakatau, yang berada di Selat Sunda, mengalami peningkatan aktivitas sejak Jumat (4/9/2026) malam dan masih berstatus Level III (Siaga) . Erupsi mengeluarkan abu vulkanik yang terbawa angin hingga ke Bandara Soekarno-Hatta, memaksa penutupan bandara demi keselamatan penerbangan.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, total 209 penerbangan terdampak selama periode penutupan tersebut, dengan 22.798 penumpang terkena imbasnya .

- Advertisement -

Tercatat 16 penerbangan dibatalkan, tujuh ditunda, dan lima dijadwalkan kembali. Rute yang terdampak meliputi Singapura (SIN), Hong Kong (HKG), Sydney (SYD), Seoul/Incheon (ICN), Doha (DOH), Amsterdam (AMS), dan Kuala Lumpur (KUL) .

Sementara itu, penerbangan domestik mencatat empat pembatalan dan satu penerbangan dialihkan. Rute yang terdampak antara lain Lampung (TKG), Denpasar (DPS), dan Surabaya (SUB). Rute domestik Makassar (UPG) menjadi yang paling banyak terdampak dengan 16 penerbangan, sementara rute internasional Singapura (SIN) menjadi yang terbanyak dengan 11 penerbangan .

- Advertisement -

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengatakan penutupan operasional dilakukan setelah hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi sebaran abu vulkanik di area Bandara Soekarno-Hatta . Hasil paper test Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno-Hatta pada pukul 06.05-06.35 WIB kembali menunjukkan indikasi sebaran abu vulkanik, sehingga penutupan bandara diperpanjang .

Sebanyak 170 pesawat yang berada di area parkir pesawat atau Remain Over Night (RON) dalam kondisi aman. Pesawat tersebut terdiri dari 66 unit di Terminal 1, 51 unit di Terminal 2, 49 unit di Terminal 3, dan empat unit di area kargo .

Selain mengganggu penerbangan, erupsi Gunung Anak Krakatau juga menyebabkan hujan abu vulkanik di sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang, Banten, dan Lampung Selatan . Warga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker .

Calon penumpang yang memiliki jadwal penerbangan melalui Bandara Soekarno-Hatta diminta memantau informasi terbaru dari maskapai dan tidak datang ke bandara terlebih dahulu hingga mendapatkan kepastian mengenai status penerbangannya .

(*/fvs)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Iklan

Terkait
Cyrtodactylus merubetiriensis, spesies cecak jari lengkung baru dari Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur, yang terungkap melalui penelitian morfologi dan DNA sebagai bagian dari keanekaragaman tersembunyi fauna Jawa.

Cecak Baru Ditemukan di Meru Betiri: Ketika Hutan Jawa...

Earth, ElrolumNews - Di tengah hutan Jawa yang selama ini dianggap telah banyak dipelajari, ternyata masih ada...
Tiga spesies baru dari genus Homalomena, yaitu Homalomena boesenbergiifolia, H. trigona, dan H. widyatmokoi, resmi dideskripsikan dari Indonesia pada Oktober 2026.

Tiga Tumbuhan Baru Indonesia Ditemukan dari Tanaman yang Sudah...

Earth, ElrolumNews - Sebuah tanaman yang sudah lama tumbuh dalam pot atau rumah pembibitan mungkin tampak seperti...
Bulbophyllum alsiosum, anggrek yang sebelumnya dikenal dari Filipina dan kini tercatat untuk pertama kalinya di Indonesia setelah ditemukan di hutan pegunungan Sulawesi.

Anggrek yang Dikira Hanya Milik Filipina Ternyata Ditemukan di...

Earth, ElrolumNews - Selama lebih dari satu abad, Bulbophyllum alsiosum dikenal sebagai anggrek yang berasal dari Filipina.Kini,...
Advertisement

Lainnya

Popular