Jakarta, ELrolumNews — Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat di Petamburan 2, Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu (30/9/2026) dini hari. Api dengan cepat membesar dan membubung tinggi, terlihat dari kejauhan.
Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, laporan kebakaran masuk pada pukul 01.45 WIB. Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Unggul Wibowo, menyatakan bahwa pihaknya menerjunkan sejumlah unit mobil pemadam ke lokasi.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 01.45 WIB. Petugas langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api,” ujar Unggul dalam keterangannya, Rabu (30/9/2026).
Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih berlangsung. Petugas masih berupaya memadamkan titik-titik api yang tersisa dan melakukan pendinginan.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan petugas. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik di salah satu rumah warga.
“Kami masih menyelidiki penyebab kebakaran. Dugaan awal korsleting listrik, tetapi kami belum bisa memastikan,” tegas Unggul.
Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa dalam insiden ini. Namun, sejumlah warga dilaporkan mengalami luka ringan akibat menghirup asap dan langsung mendapatkan perawatan medis di lokasi.
Kerugian material masih dalam pendataan. Sejumlah rumah semi permanen dilaporkan hangus terbakar.
Warga di sekitar lokasi kebakaran dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Posko darurat didirikan untuk menampung warga yang terdampak.
“Kami mengutamakan keselamatan warga. Evakuasi dilakukan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa,” jelas Unggul.
Unggul mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat. Ia juga mengingatkan pentingnya memeriksa instalasi listrik secara berkala.
“Kami mengimbau warga untuk selalu waspada. Periksa instalasi listrik secara berkala dan jangan menggunakan peralatan listrik secara berlebihan,” tegasnya.
ant/dtk/kmp




