Tips Memilih Ikan Segar di Pasar agar Tidak Tertipu Pedagang

Tips & Fakta Kuliner, Elrolumnews – Memilih ikan segar di pasar sering menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi yang belum terbiasa berbelanja bahan makanan laut. Kesalahan memilih ikan tidak hanya memengaruhi rasa masakan, tetapi juga berisiko terhadap kesehatan bila ikan sudah tidak layak konsumsi.

Ciri kesegaran ikan umumnya dapat dikenali melalui beberapa indikator fisik yang relatif konsisten, baik untuk ikan laut maupun ikan air tawar.

Ciri-ciri ikan segar:

1. **Mata jernih dan sedikit menonjol** – Ikan segar memiliki mata bening dan cembung, sementara ikan yang sudah lama cenderung berwarna keruh dan cekung ke dalam.
2. **Insang berwarna merah cerah** – Insang yang masih merah segar menandakan ikan baru ditangkap, sedangkan warna cokelat kusam menandakan ikan sudah disimpan cukup lama.
3. **Tekstur daging kenyal** – Daging ikan segar akan kembali ke bentuk semula setelah ditekan ringan, tidak meninggalkan bekas cekungan.
4. **Aroma khas laut, bukan amis menyengat** – Ikan segar memiliki aroma ringan seperti air laut, bukan bau busuk atau amonia yang menyengat.
5. **Kulit mengilap dan sisik menempel kuat** – Sisik yang mudah rontok saat disentuh biasanya menandakan ikan sudah disimpan dalam waktu cukup lama.

Bagaimana jika membeli ikan dalam bentuk fillet, bukan utuh?

Untuk ikan fillet, ciri mata dan insang tidak lagi bisa diperiksa. Sebagai gantinya, perhatikan warna daging yang cerah dan tidak kusam, tekstur yang masih kenyal saat ditekan, serta aroma yang tidak menyengat.

Apakah ikan beku otomatis lebih rendah kualitasnya dibanding ikan segar di pasar?

Tidak selalu. Ikan yang dibekukan segera setelah ditangkap dengan metode pembekuan cepat dapat mempertahankan kualitas dengan baik, bahkan terkadang lebih terjaga dibanding ikan “segar” yang sudah lama dipajang tanpa pendingin memadai di suhu ruang.

Memeriksa ciri fisik seperti mata, insang, tekstur, aroma, dan kondisi kulit membantu konsumen memilih ikan dengan kualitas terbaik, baik di pasar tradisional, supermarket, maupun saat membeli dalam bentuk beku atau fillet.

(el)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkait
Tempe segar hasil fermentasi kedelai, pangan tradisional Indonesia yang banyak dikaji kandungan gizinya

Manfaat Tempe bagi Kesehatan, Apa Kata Penelitian dan Ahli...

Tips & Fakta Kuliner, Elrolumnews – Tempe adalah makanan fermentasi tradisional Indonesia yang umumnya dibuat dari kedelai...
Minyak goreng baru dan minyak bekas pakai yang sudah menggelap, perbedaan warna sering menjadi petunjuk awal kualitas minyak

Minyak Goreng Bekas: Berapa Kali Boleh Dipakai Ulang?

Tips & Fakta Kuliner, Elrolumnews – Banyak rumah tangga menyimpan minyak bekas penggorengan karena sayang membuangnya. Kebiasaan...
Lumpia Semarang goreng dengan isian rebung, udang, dan telur, disajikan dengan saus manis

Lumpia Semarang, Kisah Akulturasi Tionghoa dan Jawa dalam Satu...

Kuliner Nusantara, Elrolumnews – Kulitnya tipis. Isiannya rebung. Aromanya khas dan rasanya manis gurih. Lumpia Semarang kerap dipandang...

Lainnya

Popular