Gempa M4,6 Guncang Bima NTB, M3,5 Nias Selatan, dan M3,1 Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami!

Jakarta, ELrolumNews — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan serangkaian gempa bumi mengguncang sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis (24/9/2026). Tiga gempa tercatat terjadi di lokasi berbeda dengan magnitudo yang bervariasi.

Gempa magnitudo 4,6 mengguncang Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada pukul 10.30 WIB. Pusat gempa berada di darat, sekitar 57 kilometer timur Kota Bima, pada kedalaman 12 kilometer.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Arif Tyastama, menyatakan bahwa gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar lokal.

“Gempa ini tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang,” ujar Arif dalam keterangannya.

Getaran gempa dirasakan di beberapa wilayah di sekitar Bima dengan skala II-III MMI. Belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.

Sementara itu, gempa magnitudo 3,5 juga terjadi di Nias Selatan, Sumatera Utara, pada pukul 11.12 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 45 kilometer barat daya Nias Selatan, pada kedalaman 20 kilometer.

Gempa ini tergolong gempa kecil dan tidak berpotensi menimbulkan kerusakan. BMKG memastikan tidak ada potensi tsunami dari gempa tersebut.

Gempa magnitudo 3,1 mengguncang pantai selatan Sukabumi, Jawa Barat, pada pukul 12.38 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 80 kilometer barat daya Sukabumi, pada kedalaman 25 kilometer.

Getaran gempa ini tidak dirasakan oleh masyarakat di daratan. BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat juga diminta untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG melalui kanal komunikasi yang terverifikasi.

“Kami terus memantau aktivitas seismik di seluruh wilayah Indonesia. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada namun tidak perlu panik,” tegas Arif.

Indonesia merupakan negara yang rawan gempa karena berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. BMKG terus memantau aktivitas seismik di seluruh wilayah Indonesia dan memberikan informasi secara cepat kepada masyarakat.

(fvs)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

More like this

BMKG peringatkan angin kencang dan gelombang tinggi di 6 wilayah Sulawesi Utara

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara, 6 Wilayah...

Manado, ELrolumNews — Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado mengeluarkan peringatan dini cuaca tiga harian untuk wilayah Sulawesi...
Gempa M2,4 guncang Talaud dan M2,2 Labuan Bajo, tidak berpotensi tsunami

Gempa M2,4 Guncang Talaud dan M2,2 Labuan Bajo, BMKG...

Manado, Elrolumnews — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan dua gempa bumi terjadi di wilayah Indonesia...
BMKG memantau ketat tiga segmen megathrust: Mentawai-Siberut, Selat Sunda, dan Sumba

Megathrust: BMKG Pantau Ketat 3 Zona, Potensi M8,7! Indonesia...

Jakarta, ELrolumNews — Isu potensi gempa megathrust kembali mencuat ke permukaan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

More

Popular

Read More