Photo & Video Editing, ElrolumNews — Anda sudah bisa membuat wipe transition, spin transition, slide transition, dan berbagai efek visual di DaVinci Resolve. Tapi ada satu transisi yang selalu terlihat dinamis dan selalu dicari: push transition.
Artikel ini cocok untuk: Anda yang sudah paham dasar Fusion di DaVinci Resolve dan ingin membuat push transition—transisi dengan dorongan yang mulus antar klip.
Push transition adalah transisi yang mendorong gambar—klip A keluar dari frame, sementara klip B masuk—secara horizontal, vertikal, atau diagonal. Ia populer di vlog, presentasi, konten media sosial, dan transisi sinematik—untuk menciptakan alur yang dinamis dan terarah. Di DaVinci Resolve, push transition bisa dibuat di halaman Fusion dengan Transform dan Keyframe—tanpa plugin berbayar.
Di artikel ini, kita akan bahas dari nol: apa itu push transition, komponennya, dan cara membuatnya langkah demi langkah—dari transisi sederhana hingga push transisi yang sinematik.
Apa Itu Push Transition dan Mengapa Populer?
Push transition adalah transisi yang mendorong gambar untuk berpindah antar klip.
Ciri Khas Push Transition
| Ciri | Penjelasan |
|---|---|
| Dorongan | Klip A keluar, Klip B masuk |
| Horizontal/vertikal | Berbagai arah |
| Mulus | Tidak ada distorsi |
| Dinamis | Energi dan gerakan |
| Terarah | Mengikuti arah |
| Modern | Populer di media sosial |
💡 Fakta: Push transition populer di vlog, presentasi, konten media sosial, dan transisi sinematik—untuk menciptakan alur yang dinamis dan terarah.
Kesimpulan: Push transition adalah cara mudah membuat transisi terasa lebih dinamis dan terarah.
Komponen Push Transition di Fusion
| Komponen | Fungsi |
|---|---|
| MediaIn 1 | Klip A |
| MediaIn 2 | Klip B |
| Merge | Menggabungkan |
| Transform 1 | Dorong Klip A |
| Transform 2 | Dorong Klip B |
| Keyframe | Animasi |
💡 Tips Pro: Dua Transform node adalah kunci push transition. Satu untuk Klip A, satu untuk Klip B.
Langkah 1: Persiapan di Fusion
1.1 Buka Fusion untuk Klip B
Pilih klip B di timeline
Klik kanan > Open in Fusion Page
1.2 Import Klip A
Import klip A ke Media Pool
Drag ke Node Editor
Hasil: MediaIn kedua muncul.
1.3 Buat Node Dasar
Anda akan melihat MediaIn 1 (klip B) dan MediaIn 2 (klip A)
Push transition akan ditambahkan di antara keduanya
Langkah 2: Push Transition Horizontal
2.1 Tambahkan Merge Node
Tambahkan Merge node (Shift + Space, cari “Merge”)
Hubungkan MediaIn 2 (Klip A) ke Merge (Background)
Hubungkan MediaIn 1 (Klip B) ke Merge (Foreground)
2.2 Tambahkan Transform pada Klip A
Tambahkan Transform node setelah MediaIn 2
Hubungkan MediaIn 2 → Transform 1 → Merge (Background)
2.3 Tambahkan Transform pada Klip B
Tambahkan Transform node setelah MediaIn 1
Hubungkan MediaIn 1 → Transform 2 → Merge (Foreground)
2.4 Animasi Dorong
Transform 1 (Klip A):
Pindahkan playhead ke frame 0
Set Center X ke 0 (di tengah)
Klik diamond
Pindahkan playhead ke frame 20
Set Center X ke -1.0 (keluar ke kiri)
Klik diamond
Transform 2 (Klip B):
Pindahkan playhead ke frame 0
Set Center X ke 1.0 (di luar frame, kanan)
Klik diamond
Pindahkan playhead ke frame 20
Set Center X ke 0 (di tengah)
Klik diamond
Hasil: Klip A terdorong keluar ke kiri, Klip B masuk dari kanan.
2.5 Ease In/Out
Buka Spline Editor (Shift + S)
Pilih semua keyframe
Tekan S untuk ease in/out
Hasil: Dorongan lebih halus.
💡 Tips Pro: Durasi 0.5 – 1 detik sudah cukup. Push transition yang terlalu lama membuat bosan.
Langkah 3: Push Transition Vertikal
3.1 Atur Transform 1 (Klip A)
Pindahkan playhead ke frame 0
Set Center Y ke 0
Klik diamond
Pindahkan playhead ke frame 20
Set Center Y ke -1.0 (keluar ke atas)
Klik diamond
3.2 Atur Transform 2 (Klip B)
Pindahkan playhead ke frame 0
Set Center Y ke 1.0 (di luar frame, bawah)
Klik diamond
Pindahkan playhead ke frame 20
Set Center Y ke 0 (di tengah)
Klik diamond
Hasil: Klip A terdorong keluar ke atas, Klip B masuk dari bawah.
3.3 Variasi Arah
| Arah | Transform 1 | Transform 2 |
|---|---|---|
| Kiri | 0 → -1.0 | 1.0 → 0 |
| Kanan | 0 → 1.0 | -1.0 → 0 |
| Atas | 0 → -1.0 | 1.0 → 0 |
| Bawah | 0 → 1.0 | -1.0 → 0 |
💡 Tips Pro: Kiri ke kanan paling natural untuk sebagian besar konten.
Langkah 4: Push Transition Diagonal
4.1 Atur Transform 1 (Klip A)
Pindahkan playhead ke frame 0
Set Center X ke 0 dan Center Y ke 0
Klik diamond
Pindahkan playhead ke frame 20
Set Center X ke -1.0 dan Center Y ke -1.0
Klik diamond
4.2 Atur Transform 2 (Klip B)
Pindahkan playhead ke frame 0
Set Center X ke 1.0 dan Center Y ke 1.0
Klik diamond
Pindahkan playhead ke frame 20
Set Center X ke 0 dan Center Y ke 0
Klik diamond
Hasil: Klip A terdorong keluar ke pojok kiri atas, Klip B masuk dari pojok kanan bawah.
4.3 Rotasi
Keyframe Angle pada kedua Transform:
Frame 0: 0
Frame 20: 10
Hasil: Push dengan rotasi—lebih dinamis.
💡 Tips Pro: Rotasi kecil (5-15°) lebih natural. Rotasi besar untuk efek dramatis.
Langkah 5: Push Transition dengan Motion Blur
Motion blur membuat push terasa lebih dinamis.
5.1 Aktifkan Motion Blur
Pilih Transform 1 dan Transform 2
Di Inspector, cari Motion Blur
Aktifkan Motion Blur
Atur Quality ke 2 – 4
5.2 Atur Motion Blur
| Parameter | Setting |
|---|---|
| Motion Blur | ✅ |
| Quality | 2 – 4 |
| Shutter Angle | 180° |
Hasil: Push lebih halus—seperti gerakan kamera.
💡 Tips Pro: Motion blur adalah kunci push transition yang natural. Tanpa ini, push terasa kaku.
Langkah 6: Variasi Push Transition
6.1 Push Halus
| Parameter | Setting |
|---|---|
| Durasi | 0.8 detik |
| Ease | S-curve |
| Motion Blur | ✅ |
6.2 Push Cepat
| Parameter | Setting |
|---|---|
| Durasi | 0.3 detik |
| Ease | Linear |
| Motion Blur | ✅ |
6.3 Push Dramatis
| Parameter | Setting |
|---|---|
| Durasi | 1.2 detik |
| Ease | Ease in/out |
| Rotasi | 10° |
💡 Tips Pro: Push halus paling aman. Push cepat untuk energi.
Troubleshooting: Masalah Umum
| Masalah | Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Push tidak terlihat | Center tidak dianimasikan | Keyframe Center |
| Push terlalu cepat | Durasi pendek | Perpanjang durasi |
| Push terlalu lambat | Durasi panjang | Perpendek durasi |
| Push tidak mulus | Tidak ada ease | Tekan S di Spline Editor |
| Fusion lambat | Terlalu banyak node | Gabungkan node |
Kesalahan Umum dan Cara Menghindarinya
| Kesalahan | Akibat | Solusi |
|---|---|---|
| Tidak ada ease | Push kaku | Tekan S di Spline Editor |
| Durasi terlalu lama | Membosankan | 0.5 – 1 detik cukup |
| Tidak ada motion blur | Push kaku | Aktifkan Motion Blur |
| Rotasi berlebihan | Terlihat “murah” | 5-15° cukup |
| Tidak simpan Macro | Ulang dari nol | Simpan di Power Bins |
Push transition di DaVinci Resolve adalah cara mudah membuat transisi terasa lebih dinamis dan terarah. Kuncinya:
Merge — menggabungkan klip
Transform 1 — dorong Klip A keluar
Transform 2 — dorong Klip B masuk
Keyframe — animasi dorong
Ease — kehalusan
Motion Blur — efek gerakan
Dengan push transition, video Anda akan terasa lebih dinamis dan terarah—terutama untuk vlog, presentasi, atau konten media sosial. Yang membedakan push transition yang bagus dan tidak adalah kehalusan dan kesederhanaan.
Ingat: Push transition adalah transisi, bukan efek. Gunakan untuk berpindah—bukan mengalihkan perhatian.
Sudah siap membuat push transition pertama Anda?
💬 Punya tips push transition? Bagikan di kolom komentar!
(el)





