Harga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Isi Full Tangki Calya-Sigra Tembus Rp585.000!

Jakarta, ELrolumNews – PT Pertamina (Persero) secara resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) mulai hari ini, Rabu (10/6/2026). Untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamax kini menjadi Rp16.250 per liter, naik signifikan dari harga sebelumnya Rp12.300 per liter .

Kenaikan harga BBM yang cukup drastis ini langsung berdampak pada biaya operasional kendaraan, terutama segmen Low Cost Green Car (LCGC) yang sangat populer di Indonesia.

Berdasarkan spesifikasi pabrikan, mobil LCGC 7-penumpang seperti Toyota Calya dan Daihatsu Sigra memiliki kapasitas tangki bahan bakar sebesar 36 liter .

- Advertisement -

Dengan harga Pertamax terbaru, biaya yang diperlukan untuk mengisi penuh tangki kedua mobil tersebut mencapai Rp585.000. Sebagai perbandingan, saat harga Pertamax masih Rp12.300 per liter, biaya isi penuh tangki Calya maupun Sigra hanya sekitar Rp442.800 .

Artinya, pemilik kedua mobil harus mengeluarkan biaya tambahan sekitar Rp142.200 untuk sekali pengisian penuh dibandingkan sebelumnya.

- Advertisement -

Dengan konsumsi BBM rata-rata 13 km/liter hingga 18 km/liter untuk penggunaan kombinasi dalam kota dan jalan tol, biaya bahan bakar yang dikeluarkan pemilik mobil kini berada di kisaran Rp903 hingga Rp1.250 per kilometer .

Angka ini meningkat drastis dibandingkan periode saat Pertamax masih Rp12.300 per liter, di mana biaya per kilometer hanya sekitar Rp683 hingga Rp946 .

Dengan kata lain, kenaikan harga Pertamax membuat ongkos bahan bakar Calya dan Sigra bertambah sekitar Rp220 hingga Rp304 per kilometer, tergantung tingkat konsumsi BBM kendaraan .

Sementara untuk penggunaan dominan jalan tol dengan lalu lintas yang lebih lancar, konsumsi bahan bakar bisa mencapai 19 km/liter hingga 25 km/liter. Dalam kondisi tersebut, biaya bahan bakar menggunakan Pertamax terbaru berada di kisaran Rp650 hingga Rp855 per kilometer.

(*/kompas.com)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Iklan

Terkait
Pertumbuhan distribusi mobil listrik memperlihatkan peluang pasar yang besar, tetapi harga, layanan purnajual, dan infrastruktur tetap menjadi pertimbangan konsumen.

Mobil Listrik Makin Diminati, tetapi Harga Tetap Menentukan Arah...

Automotive, ElrolumNews — Perkembangan mobil listrik di Indonesia memperlihatkan dua gambaran yang berjalan bersamaan. Dalam sembilan bulan...
Ekspor mobil utuh Indonesia melemah hingga September 2026, meski beberapa produsen masih mencatat pertumbuhan di tengah ketidakpastian pasar global

Ekspor Mobil Indonesia Turun 2,7%, Konflik Timur Tengah Jadi...

Automotive, ElrolumNews — Industri otomotif Indonesia menghadapi tekanan di pasar internasional. Sepanjang Januari–September 2026, ekspor mobil utuh...
Ilustrasi - As roda belakang Chery Omoda 5 terlepas di Johor, Malaysia

Chery Indonesia Buka Suara soal As Roda Copot Omoda...

Jakarta, ElrolumNews — PT Chery Sales Indonesia akhirnya angkat bicara mengenai insiden terlepasnya as roda belakang pada...
Advertisement

Lainnya

Popular