Karhutla Meluas di Jabar, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pendakian Gunung Ditunda! 196 Hektare Lahan Terbakar, Puntung Rokok Jadi Ancaman

Bandung, ElrolumNews — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jawa Barat terus meningkat. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta seluruh bupati/wali kota yang memiliki kawasan gunung untuk menunda sementara aktivitas pendakian sebagai langkah antisipasi . Dedi menilai aktivitas pendakian berpotensi memicu kebakaran apabila tidak disertai kedisiplinan pengunjung, salah satunya risiko dari puntung rokok yang dibuang sembarangan.

“Bupati Cianjur dan Bupati Bogor, serta daerah-daerah yang gunungnya digunakan untuk kegiatan panjat gunung, sebaiknya ditunda dulu sementara,” ujar Dedi kepada awak media di Bandung, Sabtu (29/8/2026) .

Berdasarkan data BPBD Jawa Barat, total karhutla hingga 24 Agustus 2026 mencapai 132 kejadian, meningkat drastis dari 90 kejadian per 10 Agustus 2026 . Kebakaran tersebar di 19 kabupaten/kota, meliputi 91 kecamatan dan 153 desa atau kelurahan, dengan total luas lahan terbakar mencapai 196,40 hektare.

- Advertisement -

Kabupaten Sukabumi menjadi wilayah dengan luas lahan terbakar terbesar, mencapai 49,20 hektare . Sementara itu, Kabupaten Sumedang mencatat frekuensi kejadian tertinggi dengan 20 peristiwa kebakaran .

Dedi Mulyadi menyoroti bahwa selain faktor cuaca kemarau panjang, aktivitas manusia juga menjadi pemicu utama karhutla . Ia menekankan bahwa banyak pendaki yang membawa rokok dan melakukan aktivitas bakar-bakar di kawasan gunung tanpa pengawasan .

- Advertisement -

“Karena banyak orang yang manjat gunung itu, itu bawa rokok dan bakar. Nah, sementara lah. Karena bikin bakar aja nggak terkendali jadi kebakaran. Sementara ini menurut saya tunda dulu, karena tidak semua orang disiplin ya,” tegasnya .

Selain kawasan gunung, Dedi juga meminta pemerintah kabupaten dan kota meningkatkan mitigasi kebakaran di tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah. Menurutnya, kondisi kemarau membuat kawasan TPA juga memiliki potensi kebakaran sehingga membutuhkan pengawasan lebih ketat .

“Kalau TPA kan bupati-bupatinya harus segera tanggap di lingkungan TPA-nya masing-masing. Hindarkan orang bawa korek api dan rokok ke tempat TPA,” jelasnya .

BPBD Jabar mencatat beberapa daerah rawan karhutla selain Sukabumi dan Sumedang, yaitu Majalengka (25,91 hektare), Kuningan (23,80 hektare), dan Cirebon (20,73 hektare) . Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, menghindari pembakaran sampah di sekitar kawasan hutan, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan .

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Dodit Ardian Pancapana menyatakan pihaknya terus mengintensifkan patroli berkala di wilayah rawan dan memperkuat koordinasi lintas sektor demi meminimalkan risiko karhutla . BPBD Jabar juga telah menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan serta karhutla di 27 kabupaten/kota yang berlaku sejak 1 Juli hingga 30 September 2026.

(*/fvs)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Iklan

Terkait
Tiga spesies baru dari genus Homalomena, yaitu Homalomena boesenbergiifolia, H. trigona, dan H. widyatmokoi, resmi dideskripsikan dari Indonesia pada Oktober 2026.

Tiga Tumbuhan Baru Indonesia Ditemukan dari Tanaman yang Sudah...

Earth, ElrolumNews - Sebuah tanaman yang sudah lama tumbuh dalam pot atau rumah pembibitan mungkin tampak seperti...
Bulbophyllum alsiosum, anggrek yang sebelumnya dikenal dari Filipina dan kini tercatat untuk pertama kalinya di Indonesia setelah ditemukan di hutan pegunungan Sulawesi.

Anggrek yang Dikira Hanya Milik Filipina Ternyata Ditemukan di...

Earth, ElrolumNews - Selama lebih dari satu abad, Bulbophyllum alsiosum dikenal sebagai anggrek yang berasal dari Filipina.Kini,...
Tomiyamichthys oriens, spesies shrimp goby baru yang dideskripsikan dari perairan pesisir Banyuwangi, Jawa Timur, dengan lima bercak oranye khas pada tubuhnya.

Ikan Kecil dengan Lima Bercak Oranye: Spesies Baru Ditemukan...

Earth, ElrolumNews - Seekor ikan kecil dari perairan Banyuwangi, Jawa Timur, kini memiliki identitas ilmiah baru.Namanya Tomiyamichthys...
Advertisement

Lainnya

Popular