Jakarta, ElrolumNews — Penanganan bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menunjukkan perkembangan positif. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah pengungsi berkurang 4.142 orang per Minggu (30/8/2026), menjadi 188.161 jiwa .
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menjelaskan bahwa pengungsi terkonsentrasi di dua wilayah utama: Kabupaten Nagekeo dengan 50.574 orang dan Kabupaten Manggarai dengan 50.556 orang . Penurunan pengungsi terjadi di Nagekeo, Manggarai Timur, dan Ngada, seiring dengan pemulangan warga secara sukarela ke rumah masing-masing .
Total bantuan logistik yang telah didistribusikan mencapai 1.954 ton . BNPB mencatat kerusakan rumah mencapai 95.567 unit, dengan rincian 27.414 unit rusak berat, 21.992 unit rusak sedang, dan 46.161 unit rusak ringan.
Meski pengungsi mulai berkurang, aktivitas gempa susulan masih terus terjadi. Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, mengatakan hingga Senin (31/8/2026) pukul 05.00 WIB, tercatat 10.232 kejadian gempa susulan pasca gempa utama M7,7 .
Dari jumlah tersebut, magnitudo terbesar mencapai 6,2 dan terkecil 1,0. Sebanyak 35 gempa susulan berkekuatan di atas magnitudo 5, dan 157 gempa susulan dilaporkan dirasakan oleh masyarakat .
Arief menjelaskan bahwa sebagian besar aktivitas gempa susulan berpusat di laut utara Pulau Flores. Rangkaian gempa tersebut merupakan bagian dari proses pelepasan energi setelah gempa utama.
“Berdasarkan grafik peluruhan aktivitas gempa, mulai terlihat pola penurunan jumlah gempa susulan. Namun, gempa susulan diperkirakan berlangsung sekitar tiga sampai empat minggu,” ujar Arief.
BNPB memastikan tidak ada penambahan korban jiwa baru. Total korban meninggal dunia tetap 111 orang, dengan 1.631 orang luka-luka (233 luka berat, 1.408 luka ringan) .
Kementerian Kesehatan melaporkan ISPA menjadi penyakit tertinggi di pengungsian dengan 3.721 kasus. Sebanyak 11.106 tenaga kesehatan telah diterjunkan untuk menangani krisis kesehatan di lokasi bencana.
(*/fvs)





