Wamendiktisaintek Stella Christie: Transformasi Jakarta dengan Ilmu Pengetahuan, Bukan Sekadar Proyek Fisik!

Jakarta, ElrolumNews – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, menyampaikan bahwa saat ini merupakan momentum penting untuk membangun Jakarta dengan pendekatan yang bertumpu pada ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi.

Pernyataan ini disampaikan Stella di sela-sela diskusi bertajuk “Masa Depan Jakarta sebagai Kota Global” di Jakarta, Selasa (9/6/2026). Menurutnya, pembangunan Jakarta ke depan tidak bisa hanya mengandalkan proyek infrastruktur fisik semata.

“Jakarta harus dibangun dengan sains sebagai fondasinya. Kita perlu menggunakan data dan riset untuk memecahkan masalah perkotaan, mulai dari kemacetan, polusi udara, hingga banjir,” ujar Stella.

- Advertisement -

Pendekatan sains dan teknologi (saintek) diharapkan dapat menjawab berbagai tantangan perkotaan secara lebih efektif dan berkelanjutan. Misalnya, penggunaan sensor Internet of Things (IoT) untuk memantau kualitas udara secara real-time atau penerapan sistem transportasi pintar (smart mobility) berbasis kecerdasan buatan (AI).

Ia menegaskan bahwa untuk menjadi kota global, Jakarta harus memiliki ekosistem inovasi yang kuat yang melibatkan tiga pilar utama:

- Advertisement -
  1. Pemerintah (kebijakan berbasis bukti)

  2. Akademisi (riset dan pengembangan teknologi)

  3. Sektor Swasta (investasi dan komersialisasi)

“Sinergi ini penting agar ilmu pengetahuan yang dihasilkan tidak hanya berakhir di jurnal, tetapi bisa diaplikasikan untuk memecahkan masalah nyata warga Jakarta,” ujar Stella.

Wamendiktisaintek tersebut juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung transformasi Jakarta. Ia mendorong perguruan tinggi di Jakarta untuk lebih fokus pada pengembangan program studi yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan, seperti data science, AI, dan teknik lingkungan.

“SDM adalah kunci. Kita tidak bisa punya kota pintar tanpa manusia pintar yang mengelolanya,” tegasnya.

Diskusi tersebut turut dihadiri oleh sejumlah akademisi dari Universitas Indonesia (UI), peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), serta perwakilan dari startup teknologi dan perusahaan BUMN yang berbasis di Jakarta.

(*/dbs)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Iklan

Terkait
Mendikdasmen Abdul Mu'ti

Guru Non-ASN Diberi Kesempatan Jadi PNS dan PPPK, Mendikdasmen...

Jakarta, ELrolumNews — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyatakan bahwa guru non-Aparatur Sipil Negara...
ilustrasi - Pemerintah dan DPR sepakati pendidikan negeri gratis mulai 2027

Pemerintah dan DPR Sepakati Pendidikan Negeri Gratis Bertahap Mulai...

Jakarta, Elrolumnews — Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi menyepakati program pendidikan negeri gratis yang...
Kepala SMKN 3 Manado terharu kue HUT ke-48 buatan alumni chef hotel

HUT ke-48 SMKN 3 Manado Meriah, Kepala Sekolah Terharu...

Manado, ELrolumnews — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 SMK Negeri 3 Manado berlangsung meriah dan penuh...
Advertisement

Lainnya

Popular