Manado, ELrolumNews — SMK Negeri 1 Manado merayakan Dirgahayu ke-72 dengan penuh semangat dan komitmen baru untuk mencetak lulusan yang siap kerja dan siap bersaing di dunia industri. Upacara peringatan berlangsung khidmat di halaman sekolah, Kamis (3/9/2026), dihadiri oleh seluruh siswa, guru, dan staf pendidikan.
Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Join Entiman, S.S yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, Drs. Jayja P Rondonuwu, M.Si, menegaskan pentingnya pembekalan multi keahlian bagi siswa SMK.
“Anak-anak harus dibekali dengan berbagai ilmu. Jurusan yang diambil harus terintegrasi dengan berbagai keahlian. Tidak cukup hanya satu jurusan yang dipelajari, tapi harus memiliki ilmu yang menjadi modal untuk bekerja ataupun bersaing di dunia usaha,” tegas Join didampingi Kepala SMK Negeri 1 Manado, Telly Ticoalu, S.Pd, M.Si.
Join menyampaikan bahwa lulusan SMK dituntut siap bekerja dan siap bersaing di dunia usaha dan dunia industri. Tantangan globalisasi menuntut lulusan yang tidak hanya menguasai satu bidang, tetapi juga memiliki keterampilan tambahan yang dapat menjadi nilai jual di pasar kerja.
“Saya mengharapkan adik-adik siswa kelas XII siap untuk berkompetisi di dunia pekerjaan di era globalisasi yang menuntut berbagai keahlian,” lanjutnya.
Join juga menyoroti hasil Tes Kompetensi Akademik yang menempatkan Provinsi Sulawesi Utara di peringkat 34 dari 34 provinsi di Indonesia . Ia menyebut bahwa 70% kualitas siswa ditentukan oleh kualitas guru, sehingga peningkatan kompetensi guru menjadi prioritas utama.
“Karena itu kami terus melakukan terobosan untuk meningkatkan kompetensi guru bersama Balai GTK Kementerian,” jelasnya.
Join berharap melalui pembelajaran berbasis industri, lulusan SMK Negeri 1 Manado tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga keterampilan, sikap kerja, dan pengalaman nyata di dunia usaha dan industri.
“Jembatan ini penting agar SMK benar-benar menjawab tuntutan dunia kerja dan perusahaan,” pungkasnya.
(er)





