BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara, 6 Wilayah Waspada Angin Kencang hingga 23 September!

Manado, ELrolumNews — Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado mengeluarkan peringatan dini cuaca tiga harian untuk wilayah Sulawesi Utara periode Senin (21/9/2026) hingga Rabu (23/9/2026). Peringatan yang dipublikasikan pada Senin pukul 08.59 Wita tersebut memuat potensi angin kencang di enam kabupaten/kota di Sulawesi Utara.

Berdasarkan prakiraan terbaru BMKG, wilayah yang masuk peringatan dini angin kencang adalah Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud. Peringatan ini berlaku konsisten pada 21, 22, dan 23 September 2026.

Pada periode tiga hari tersebut, kolom peringatan hujan tidak mencantumkan wilayah terdampak untuk level Waspada (hujan sedang hingga lebat), Siaga (hujan lebat hingga sangat lebat), maupun Awas (hujan sangat lebat hingga ekstrem). Meskipun demikian, masyarakat tetap diminta mewaspadai kemungkinan hujan lebat secara tiba-tiba di sejumlah wilayah, termasuk Manado dan sekitarnya.

BMKG Maritim Bitung juga mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi untuk sejumlah wilayah perairan Sulawesi Utara, termasuk Perairan Kepulauan Talaud. Peringatan berlaku mulai 21 September 2026 pukul 08.00 Wita hingga 24 September 2026 pukul 08.00 Wita.

Angin umumnya bertiup dari arah Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan rata-rata 8-25 knots. Kecepatan angin tertinggi berpeluang terjadi di Perairan Minahasa Utara dan Perairan Kepulauan Sitaro, yang dapat meningkatkan tinggi gelombang di wilayah sekitarnya.

Ketinggian gelombang 1,25 hingga 2,5 meter atau kategori sedang berpeluang terjadi di Perairan Minahasa Utara, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, untuk memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melakukan aktivitas pelayaran. Warga yang beraktivitas di ruang terbuka, area pesisir, serta para pengguna moda transportasi laut di wilayah Kepulauan Sitaro, Sangihe, dan Talaud diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi gelombang tinggi dan hembusan angin kencang.

BMKG juga mengingatkan kondisi angin kencang saat cuaca buruk perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko pohon atau dahan tumbang dan benda-benda di luar ruangan roboh. Masyarakat diimbau menghindari berteduh di bawah pohon atau papan reklame ketika cuaca buruk.

Informasi cuaca yang lebih detail hingga level kelurahan/desa dapat diakses melalui situs www.bmkg.go.id, aplikasi infoBMKG, dan akun media sosial resmi BMKG Sulawesi Utara.

(fvs)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

More like this

Gempa M2,4 guncang Talaud dan M2,2 Labuan Bajo, tidak berpotensi tsunami

Gempa M2,4 Guncang Talaud dan M2,2 Labuan Bajo, BMKG...

Manado, Elrolumnews — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan dua gempa bumi terjadi di wilayah Indonesia...
BMKG memantau ketat tiga segmen megathrust: Mentawai-Siberut, Selat Sunda, dan Sumba

Megathrust: BMKG Pantau Ketat 3 Zona, Potensi M8,7! Indonesia...

Jakarta, ELrolumNews — Isu potensi gempa megathrust kembali mencuat ke permukaan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...
BMKG memantau ketat tiga segmen megathrust: Mentawai-Siberut, Selat Sunda, dan Sumba

Potensi Megathrust: Indonesia Diminta Siap, Bukan Takut!

Jakarta, ELrolumNews — Isu potensi gempa megathrust kembali mencuat ke permukaan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

More

Popular

Read More