Hari Tani Nasional: Massa Aksi di Depan DPR Bawa Hasil Kebun hingga Kentongan!

Jakarta, Elrolumnews — Peringatan Hari Tani Nasional 2026 diwarnai aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026) siang. Sejumlah massa dari berbagai daerah menggelar long march dari arah Senayan menuju Gerbang Utama Gedung DPR dan tiba sekitar pukul 11.45 WIB.

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa aksi tampak membawa berbagai atribut dan poster yang menyuarakan aspirasi petani. Yang menarik, mereka juga membawa hasil kebun seperti sayur-mayur, cabai, dan bawang sebagai simbol perjuangan petani. Selain itu, kentongan juga turut dibawa dan dibunyikan sepanjang perjalanan.

Koordinator aksi, Slamet Riyadi, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk aspirasi petani yang selama ini merasa terpinggirkan. Menurutnya, ada sejumlah tuntutan utama yang disampaikan kepada pemerintah dan DPR.

“Kami menuntut pemerintah untuk serius menangani masalah agraria, memberikan akses tanah bagi petani kecil, serta menjamin harga jual hasil pertanian yang layak,” ujar Slamet di lokasi aksi.

Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi petani dari praktik tengkulak dan impor yang dinilai merugikan petani lokal.

“Kami ingin pemerintah melindungi petani dari gempuran impor dan permainan harga yang dilakukan tengkulak. Petani harus sejahtera,” tegasnya.

Menurut Slamet, hasil kebun yang dibawa massa aksi bukan sekadar atribut, melainkan simbol bahwa petani adalah ujung tombak ketahanan pangan bangsa.

“Sayur-mayur ini adalah hasil kerja keras petani. Kami bawa ke sini agar pemerintah dan DPR melihat langsung apa yang kami hasilkan,” ujarnya.

Sementara itu, kentongan yang dibunyikan sepanjang aksi dimaknai sebagai alat komunikasi tradisional petani yang selama ini digunakan untuk mengumpulkan warga.

“Kentongan ini adalah simbol kebersamaan dan gotong royong petani. Kami ingin menunjukkan bahwa petani bersatu,” tambahnya.

Selain di Jakarta, aksi peringatan Hari Tani juga digelar di sejumlah daerah. Polda Jawa Tengah menyiagakan pengamanan di beberapa wilayah seperti Semarang, Cilacap, Salatiga, dan Kendal.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyatakan bahwa pihaknya mengerahkan personel untuk mengawal jalannya aksi agar berlangsung aman dan tertib.

“Kami mengerahkan personel untuk mengamankan aksi di beberapa titik. Kami juga mengimbau massa untuk menyampaikan aspirasi dengan cara yang damai,” ujar Artanto.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak DPR RI terkait aksi massa tersebut. Namun, beberapa anggota dewan yang ditemui di kompleks parlemen menyatakan akan menampung aspirasi petani.

“Kami akan menampung aspirasi ini dan membahasnya dalam rapat komisi terkait,” ujar Sulaeman L. Hamzah, anggota Komisi IV DPR RI.

Hari Tani Nasional diperingati setiap 24 September untuk mengenang perjuangan petani Indonesia. Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan lahirnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) pada 24 September 1960.

Peringatan Hari Tani Nasional menjadi momentum untuk merefleksikan kembali kondisi petani Indonesia dan memperjuangkan kesejahteraan mereka.

(fvs)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

More like this

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Prabowo...

Jakarta, ELrolumNews — Kapal induk eks Angkatan Laut Italia, Giuseppe Garibaldi, resmi berganti nama menjadi KRI Sriwijaya-100...
Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Siapkan Anggaran Khusus Buka Lahan Tanpa Bakar, Masyarakat...

Jakarta, ELrolumNews — Presiden Prabowo Subianto menyiapkan anggaran khusus untuk membantu masyarakat membuka lahan tanpa metode pembakaran....
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid

Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan DPP Golkar Sejak Enam...

Jakarta, ELrolumNews — Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, mengungkapkan bahwa Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan...

More

Popular

Read More