Jakarta, ElrolumNews — Sebanyak 11.000 personel gabungan dari TNI, Polri, dan berbagai elemen masyarakat mengikuti Apel Kebangsaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (8/8) . Apel yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” ini digelar untuk memperkuat sinergitas dan persatuan menjelang peringatan 17 Agustus.
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga keamanan ibu kota.
“Menjaga Jakarta berarti menjaga Indonesia. Melalui semangat kebangsaan, kita bangun kekuatan bersama antara unsur pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan,” ujar Asep Edi di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu.
Pangdam Jaya Letnan Jenderal TNI Deddy Suryadi turut menegaskan bahwa Jakarta memiliki peran penting sebagai wajah Indonesia. Karena itu, stabilitas ibu kota perlu dirawat melalui kerja sama lintas elemen.
“Jakarta adalah wajah Indonesia. Ketika Jakarta aman, Indonesia semakin kuat,” ucap Deddy.
Apel Kebangsaan ini melibatkan unsur Polri, TNI, dan masyarakat sebagai momentum memperkuat persatuan, sinergitas, serta kebersamaan lintas suku dan agama.
Rincian peserta Apel Kebangsaan di Monas:
500 personel TNI
500 personel Polri
10.000 warga dari berbagai elemen masyarakat
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengungkapkan bahwa peserta dari masyarakat berasal dari berbagai latar belakang. “Mereka berasal dari organisasi kemasyarakatan, komunitas ojek online, buruh, OKP Cipayung Plus, satpam, Pokdar Kamtibmas, pelajar, hingga Saka Bhayangkara,” kata dia.
Pelibatan berbagai elemen masyarakat ini merupakan bentuk kebersamaan untuk menjaga persatuan dan ketertiban di Jakarta. “Karena tanpa masyarakat, tanpa komunitas, TNI dan Polri tidak bisa bekerja secara parsial. Ini merupakan wujud kebersamaan dalam menjaga persatuan,” ucap Budi.
Dalam apel tersebut, elemen masyarakat juga membacakan deklarasi “Jaga Jakarta untuk Indonesia” . Deklarasi itu berisi komitmen menjaga ketertiban, menolak provokasi, intoleransi, kekerasan, dan perpecahan, serta memperkuat gotong royong .
Deklarasi tersebut menjadi wujud kepedulian bersama untuk menjaga Jakarta sebagai rumah bagi seluruh masyarakat sekaligus etalase Indonesia di mata dunia.
Selain deklarasi, acara dirangkaikan dengan bakti sosial berupa pembagian paket sembako dan bakti kesehatan gratis, meliputi pemeriksaan umum, mata, gigi, dan laboratorium .
Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat soliditas dan koordinasi antara Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, dengan dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan partisipasi masyarakat.
Budi Hermanto juga mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi serta terus merawat kerukunan di lingkungan masing-masing.
“Apel Kebangsaan ini menjadi momentum memperkuat persatuan, sinergitas, dan kebersamaan lintas suku maupun agama. Kami mengajak seluruh masyarakat menjaga Jakarta tetap damai dan kondusif,” ucapnya.
“Dengan sinergi Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, semangat Jaga Jakarta diharapkan terus tumbuh sebagai kekuatan bersama untuk Indonesia,” pungkasnya.
(*/fvs)





