KPK Geledah Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Dokumen dan Uang Tunai

Semarang, ElrolumNews — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah dua lokasi di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat, 30 Oktober 2026. Dua lokasi tersebut adalah Kantor Bea Cukai Semarang di Jalan Arteri Yos Sudarso dan Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa dalam penggeledahan tersebut penyidik mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik. Menurutnya, barang bukti itu diduga berkaitan dengan perkara tindak pidana korupsi yang menyebabkan kerugian keuangan negara di sektor cukai.

“Dalam kegiatan penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah dokumen dan beberapa barang bukti elektronik yang diduga berkenaan dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait kerugian keuangan negara di sektor cukai,” kata Budi kepada wartawan di Jakarta.

- Advertisement -

Selain dokumen dan perangkat elektronik, KPK juga menyita sejumlah uang tunai dari rangkaian penggeledahan tersebut. Namun Budi belum merinci nominal uang yang disita karena masih dalam proses penghitungan.

Penggeledahan berlangsung sejak pagi hingga siang. Tim KPK tiba di Kantor Bea Cukai Semarang sekitar pukul 08.30 WIB dan meninggalkan lokasi sekitar pukul 14.30 WIB, atau sekitar enam jam.

- Advertisement -

Pantauan di lokasi menunjukkan lebih dari sepuluh petugas KPK keluar dari gedung secara bersamaan. Mereka membawa sejumlah barang, termasuk kardus, tas, dan koper. Seorang petugas terlihat mengenakan jaket bertuliskan “Forensik Digital.” Rombongan meninggalkan kantor menggunakan beberapa mobil dengan pengawalan anggota Brimob.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Pelayanan Informasi Bea Cukai Semarang, Joko Sartono, membenarkan adanya kegiatan KPK di institusinya. Ia menyatakan beberapa orang dimintai keterangan di lantai 6 dan lantai 1.

“Tadi kan di ruangan-ruangan ya. Jadi tidak spesifik satu orang gitu. Jadi ya yang di ruangan itu dimintai keterangan atau sekadar wawancara,” kata Joko.

Joko menambahkan bahwa pihaknya kooperatif terhadap proses hukum yang berjalan. “Karena ini kan proses hukum yang harus kita jalani juga. Semoga nanti semua bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Budi Prasetyo membenarkan bahwa penggeledahan di Semarang masih terkait dengan rangkaian penggeledahan sebelumnya, termasuk yang dilakukan di kantor PT Djarum di Kudus. “Benar, masih terkait dengan giat geledah sebelumnya,” kata Budi.

Rangkaian penggeledahan ini bermula dari penyidikan baru yang diterbitkan KPK pada 28 Oktober 2026. Penyidikan tersebut fokus pada dugaan penyimpangan dalam proses pita cukai rokok. KPK sebelumnya telah menggeledah Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Kudus serta kantor PT Djarum pada 28 Oktober, lalu enam perusahaan terafiliasi PT Djarum pada 29 Oktober.

Dari penyidikan baru ini, KPK menemukan dugaan kerugian negara pada sektor cukai yang diperkirakan mencapai triliunan rupiah. “Untuk hitungan awal di angka triliunan,” kata Budi di Gedung KPK, Jakarta.

KPK menduga ada pemberian uang dari pihak PT Djarum kepada pihak-pihak di Bea Cukai. Kasus ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan di lingkungan Bea Cukai pada Februari 2026, yang telah menetapkan sejumlah tersangka.

Sumber: ANTARA, detikcom, Kompas.com, BeritaSatu, TvOneNews, Suara Merdeka, Pikiran Rakyat, RMOL Jateng, Tribunnews

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Iklan

Terkait
Polda Sulut bongkar jaringan love scamming eks Kamboja, kerugian Rp1 miliar

Polda Sulut Bongkar Jaringan Love Scamming Eks Kamboja, Kerugian...

Manado ElrolumNews — Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Utara berhasil membongkar jaringan...
KPK tahan Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, sita Rp200 juta dan ungkap gratifikasi Rp11,14 miliar

KPK Tahan Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, Sita Rp200 Juta...

Jakarta,  ElrolumNews — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, setelah...
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo

KPK Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena dalam...

Jakarta, ELrolumNews — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow...
Advertisement

Lainnya

Popular