Trump Bertemu Zelenskyy di PBB, Ukraina Tawarkan Gencatan Senjata Energi Timbal Balik!

New York, ElrolumNews — Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di sela-sela Sidang Umum PBB ke-81 di New York, Selasa (22/9/2026). Pertemuan ini menjadi yang pertama bagi kedua pemimpin sejak konflik Rusia-Ukraina memasuki babak baru setelah upaya perdamaian yang dimediasi AS pada Agustus lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Zelenskyy menyampaikan proposal gencatan senjata energi timbal balik. Ia menyatakan Ukraina siap menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia jika Moskow melakukan hal yang sama terhadap infrastruktur listrik dan utilitas Ukraina.

“Kami siap untuk gencatan senjata energi timbal balik. Jika Rusia menghentikan serangan terhadap infrastruktur listrik dan utilitas kami, kami juga akan menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi mereka,” ujar Zelenskyy dalam pernyataannya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dijadwalkan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada Rabu (23/9/2026) di sela-sela Sidang Umum PBB. Pertemuan ini menjadi yang pertama antara kedua diplomat sejak pembicaraan damai yang dimediasi AS pada Agustus lalu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengonfirmasi pertemuan tersebut. “Pertemuan antara Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio akan berlangsung pada 23 September di New York,” ujarnya.

Upaya perdamaian yang dimediasi AS pada Agustus lalu sempat menciptakan momentum. Utusan khusus Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, mengunjungi Moskow dan Kyiv untuk membahas proposal perdamaian. Namun, hingga saat ini belum ada kesepakatan konkret yang dicapai.

Rusia terus melanjutkan serangan terhadap infrastruktur Ukraina, sementara Ukraina juga melancarkan serangan balasan terhadap target-target di Rusia. Konflik yang telah berlangsung lebih dari empat tahun ini masih jauh dari penyelesaian.

Zelenskyy dijadwalkan berpidato di Sidang Umum PBB pada Rabu (23/9/2026). Dalam pidatonya, ia diperkirakan akan menyerukan dukungan internasional yang lebih kuat untuk Ukraina dan menekankan pentingnya solusi damai yang adil.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin tidak dijadwalkan menghadiri Sidang Umum PBB tahun ini. Rusia diwakili oleh Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov.

Sejumlah negara Eropa terus menyatakan dukungan mereka terhadap Ukraina. Uni Eropa baru-baru ini memperpanjang sanksi terhadap Rusia hingga 2029, sementara negara-negara NATO terus meningkatkan bantuan militer dan kemanusiaan untuk Ukraina.

(fvs)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

More like this

UN Secretary-General Antonio Guterres

Sekjen PBB Peringatkan Risiko “Pembersihan Etnis” di Tepi Barat,...

New York, Elroulumnews — Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyampaikan peringatan keras terkait situasi di...
Presiden Iran Masoud Pezeshkian

Presiden Iran Pidato Bersejarah di PBB: “Kami Korban Terorisme...

New York, ElrolumNews — Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan pidato bersejarah di Sidang Umum PBB ke-81 di...
Uni Eropa perpanjang sanksi terhadap Rusia hingga 2029, 3.000 target terdampak

Uni Eropa Perpanjang Sanksi terhadap Rusia hingga 2029, 3.000...

Brussels, Elrolumnews — Dewan Uni Eropa resmi memperpanjang sanksi terhadap Rusia selama 36 bulan ke depan, hingga...

More

Popular

Read More