Jakarta, ElrolumNews — Kreativitas tanpa batas ditunjukkan oleh puluhan emak-emak di Kelurahan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat. Mereka mengikuti lomba kreasi busana dari bahan daur ulang sampah di kantor Kelurahan Kemanggisan, Senin (24/8/2026).
Sebanyak 25 peserta dari berbagai unsur masyarakat bersaing memperagakan busana hasil kreasi daur ulang sampah dengan mengusung berbagai tema, seperti lingkungan, kebersihan, pakaian adat, None Belanda, hingga semarak Kemerdekaan RI.
Salah satu peserta, Wulan (54), warga RT 06 RW 03 Kemanggisan, tampil memukau dengan busana bertema “Putri Botol” yang seluruhnya terbuat dari botol plastik daur ulang. Ia mengaku harus berkeliling mencari botol dari rumah, masjid, hingga aula tempat hajatan untuk mengumpulkan bahan.
“Susahnya nyari bahan limbahnya, ya. Kita ini kan nyari, mulung-mulung ibaratkan, ya. Di rumah ada, dari masjid dekat sini, dari aula gedung kan suka ada orang hajatan-hajatan, kita kumpulin,” ujar Wulan.
Ia menjelaskan proses pembuatan kostumnya dimulai dari mencuci botol, mengecat, hingga memotong dan merangkai menjadi busana yang indah. Inspirasinya datang dari YouTube dan anaknya yang berprofesi sebagai desainer . Wulan juga membawa tongkat berisi poster bertuliskan “HUT RI ke-81, Jangan Biarkan Bumiku Makan Sampah” sebagai pesan lingkungan.
Peserta lainnya, Sri Pujiastuti (47), mengusung tema “Putri Jagung” dengan kostum berbahan kulit jagung, bungkus tepung, dan plastik daur ulang . Mahkotanya terbuat dari sendok plastik dan kawat yang dicuci bersih terlebih dahulu.
“Suatu kebanggaan bagi saya untuk bikin fashion show di Kelurahan Kemanggisan. Sangat bangga sekali,” kata Sri.
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Ia menilai cara kreatif para peserta memanfaatkan sampah sejalan dengan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.
“Di sini sudah ada 3R, berarti ada Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang). Di mana sampah anorganik yang bisa dilakukan daur ulang, bisa menjadi juga barang-barang yang berguna, bermanfaat, dan bahkan bisa jadi fashion show,” tutur Iin.
Lurah Kemanggisan Tubagus Rafiudin mengatakan lomba tersebut digelar selain untuk memeriahkan HUT ke-81 RI, juga sebagai edukasi kepada warga mengenai pentingnya pemilahan dan pengolahan sampah . Para peserta terlihat sangat antusias saat berjalan di catwalk, dengan beberapa di antaranya menari mengikuti iringan lagu dan disambut riuh oleh penonton.
(*/fvs)





