Bitcoin Kembali Tembus $80.000! Data AS & Minyak Tekan, ETF Spot AS Alirkan Rp1,1 Triliun!

Jakarta, ELrolumNews – Pasar kripto kembali menunjukkan ketahanan pada awal pekan ini. Bitcoin berhasil mempertahankan level psikologis $80.000 pada Senin (7/9/2026), diperdagangkan di sekitar **$80.343,5 atau naik 0,65% dalam 24 jam** . Kapitalisasi pasar kripto global tercatat sekitar $2,71 triliun.

Pergerakan Bitcoin sempat tertekan oleh rilis data ketenagakerjaan AS yang kuat. Laporan Nonfarm Payrolls yang mencatat penambahan 162.000 lapangan kerja, hampir tiga kali lipat dari ekspektasi, memicu harapan kenaikan suku bunga Federal Reserve pada bulan ini . Akibatnya, BTC sempat anjlok dari $81.400 ke sekitar $78.600 .

Selain itu, ketegangan AS-Iran yang memanas mendorong harga minyak Brent naik ke sekitar $97 per barel pada Senin, menambah tekanan pada aset berisiko termasuk Bitcoin . Menurut data CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan 15-16 September naik ke sekitar 60% dari sebelumnya 49% .

- Advertisement -

Meskipun terjadi penurunan, permintaan dari lembaga keuangan memberikan dukungan yang kuat. Data SoSoValue menunjukkan ETF spot Bitcoin AS mencatat aliran masuk bersih sekitar $986,9 juta** sepanjang pekan yang berakhir 5 September, dan **$3,8 miliar dalam tiga minggu berturut-turut .

Pada hari Jumat (4/9) lalu, aliran masuk bersih tercatat sekitar **$175 juta** . BlackRock IBIT memimpin dengan aliran masuk sekitar $117,4 juta, sementara Fidelity FBTC menyumbang $57,2 juta . Total aliran masuk pada 3 September bahkan mencapai $730,9 juta, hari terbesar sejak Januari 2026 .

- Advertisement -

Para analis menilai bahwa pemulihan cepat Bitcoin setelah rilis data AS menunjukkan permintaan spot yang lebih kuat dibandingkan pekan-pekan sebelumnya. “Setelah laporan pekerjaan, harapan terhadap kenaikan kadar pada September meningkat tajam dan BTC jatuh dari sekitar $81.4K ke sekitar $78.6K. Meskipun mengalami penurunan, ETF spot BTC AS masih mencatatkan aliran bersih,” demikian laporan KuCoin .

Minat terbuka (open interest) kontrak futures Bitcoin turun dari sekitar $54,9 miliar menjadi $53,0 miliar, menunjukkan bahwa penjualan tersebut menghilangkan sebagian leverage, bukan pemulihan semata-mata didorong oleh posisi leverage baru . Jika data inflasi (CPI) pekan ini meredakan kekhawatiran suku bunga dan aliran ETF tetap positif, $80K berpeluang berubah dari resistance menjadi support yang kokoh .

(fvs)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Iklan

Terkait
IHSG dibuka melemah ke 5.249, rupiah tertekan di Rp18.161 menanti keputusan The Fed

IHSG Dibuka Melemah ke 5.249, Rupiah Tertekan di Rp18.161...

Jakarta, ElrolumNews — Pasar keuangan Indonesia kembali dibuka di zona merah pada Rabu, 28 Oktober 2026. Indeks...
IHSG anjlok 4,31 persen ke bawah 5.000, rupiah melemah ke Rp18.035 akibat ancaman MSCI

IHSG Anjlok 4,31 Persen ke Bawah 5.000, Rupiah Melemah...

Jakarta, ElrolumNews — Pasar keuangan Indonesia memasuki pekan ini dengan tekanan berat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)...
Diversifikasi portofolio membantu investor mengelola risiko dengan tidak bergantung pada satu saham, satu sektor, atau satu jenis aset.

Diversifikasi Portofolio Saham untuk Pemula: Cara Mengelola Risiko Investasi

Pasar Modal & Investasi, ELrolumNews — Setelah memahami analisis fundamental, valuasi, pertumbuhan, value trap, laporan keuangan, dan...
Advertisement

Lainnya

Popular