IHSG Ambrol Hampir 2% ke Level 6.196, Harga Minyak Tembus 100 Dolar AS dan Tarif Trump 10% Bikin Bursa Asia Berdarah

Jakarta, ElrolumNews – Pasar saham Indonesia kembali tertekan pada penutupan perdagangan Jumat (24/7). IHSG Bursa Efek Indonesia ditutup melemah 118,88 poin atau 1,88 persen ke level 6.196,43 . Pelemahan ini memperpanjang tren negatif setelah sehari sebelumnya IHSG juga turun 19,16 poin ke level 6.315 .

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di zona merah dengan level terendah menyentuh 6.159,14 . Sebanyak 586 saham melemah, 93 saham menguat, dan 117 saham stagnan dengan nilai transaksi mencapai Rp16,79 triliun.

Dua Sentimen Utama Tekan Pasar

1. Lonjakan Harga Minyak Tembus 100 Dolar AS

- Advertisement -

Harga minyak mentah Brent melonjak ke level psikologis 100 dolar AS per barel untuk pertama kalinya sejak Mei 2026 . Lonjakan ini dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah kelompok Houthi yang didukung Iran menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah .

Konflik yang semakin memanas setelah gencatan senjata sementara AS-Iran berakhir dan militer AS melancarkan serangan udara ke Iran hingga Jumat pagi . Harga minyak Brent bahkan sempat menyentuh US$105,70 per barel pada perdagangan Kamis . Kenaikan harga minyak ini memicu kekhawatiran inflasi global dan mendorong imbal hasil obligasi AS 10 tahun mencapai level tertinggi 18 bulan di 4,70 persen .

- Advertisement -

2. Tarif Impor Baru AS ke Indonesia

Sejak Jumat (24/7), AS resmi memberlakukan tarif impor baru sebesar 10 persen terhadap Indonesia dan 16 negara lainnya . Kebijakan ini diterapkan berdasarkan Section 301 Trade Act of 1974 terhadap 60 mitra dagang AS yang dinilai belum menegakkan larangan impor barang hasil kerja paksa (forced labor) .

Indonesia masuk dalam kelompok 17 negara yang dikenai tarif 10 persen, bersama Malaysia, Kamboja, India, Kanada, dan Inggris . Sementara negara lain seperti Vietnam, Thailand, dan Filipina dikenai tarif 12,5 persen.

Pelemahan terjadi di seluruh bursa Asia. Indeks Nikkei (Jepang) turun 3,23 persen, Kospi (Korsel) ambrol 5,68 persen, Shanghai Composite turun 1,20 persen, dan Hang Seng melemah 1,28 persen.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyambut positif keputusan tarif 10 persen dibandingkan skenario sebelumnya yang mencapai 19 persen. “Ya bagus buat kita sih,” ujarnya . Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso menambahkan bahwa pengecualian tetap diberikan untuk produk tekstil dan produk padat karya lainnya.

(*/fvs)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Iklan

Terkait
IHSG dibuka melemah ke 5.249, rupiah tertekan di Rp18.161 menanti keputusan The Fed

IHSG Dibuka Melemah ke 5.249, Rupiah Tertekan di Rp18.161...

Jakarta, ElrolumNews — Pasar keuangan Indonesia kembali dibuka di zona merah pada Rabu, 28 Oktober 2026. Indeks...
IHSG anjlok 4,31 persen ke bawah 5.000, rupiah melemah ke Rp18.035 akibat ancaman MSCI

IHSG Anjlok 4,31 Persen ke Bawah 5.000, Rupiah Melemah...

Jakarta, ElrolumNews — Pasar keuangan Indonesia memasuki pekan ini dengan tekanan berat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)...
Diversifikasi portofolio membantu investor mengelola risiko dengan tidak bergantung pada satu saham, satu sektor, atau satu jenis aset.

Diversifikasi Portofolio Saham untuk Pemula: Cara Mengelola Risiko Investasi

Pasar Modal & Investasi, ELrolumNews — Setelah memahami analisis fundamental, valuasi, pertumbuhan, value trap, laporan keuangan, dan...
Advertisement

Lainnya

Popular