HSG Melemah Tipis ke 5.864,97 pada Perdagangan Senin, Analis: Peluang Technical Rebound Masih Terbuka!

Jakarta, ElrolumNews – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan Senin, 6 Juli 2026. IHSG terkoreksi 10,811 poin atau 0,18 persen ke level 5.864,97 pada jeda perdagangan, setelah sebelumnya sempat menguat di awal sesi .

Pada pembukaan perdagangan, IHSG dibuka di level 5.893 dan sempat menyentuh level tertinggi 5.935. Namun, tekanan jual membuat indeks berbalik arah dan menyentuh level terendah 5.857 sebelum memasuki jeda perdagangan .

Volume perdagangan pada sesi pertama mencapai 10,722 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp4,764 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 912.093 kali. Sebanyak 285 saham menguat, 295 saham melemah, dan 198 saham tidak mengalami perubahan. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat Rp10.297,182 triliun .

- Advertisement -

Pelaku pasar saat ini mencermati arus dana asing, pergerakan nilai tukar rupiah, serta sentimen global. Investor juga menunggu rilis sejumlah data ekonomi domestik yang diperkirakan memengaruhi arah pasar pada pekan ini .

BRI Danareksa Sekuritas menyebut peluang technical rebound masih terbuka selama IHSG bertahan di atas support 5.730, dengan target penguatan menuju resistance psikologis 6.000. “Keberhasilan menembus level 6.000 diperkirakan akan memperkuat momentum pemulihan jangka pendek,” tulis analis .

- Advertisement -

Rekomendasi saham dari BRI Danareksa untuk hari ini adalah BUMI, PADI, dan AMMN yang dinilai berpeluang menarik perhatian investor di tengah pergerakan pasar yang fluktuatif .

Phintraco Sekuritas menilai sentimen positif datang dari ekspektasi bahwa Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed berpotensi menunda kenaikan suku bunga. Selain itu, pelemahan harga minyak mentah dunia dinilai mampu meredakan kekhawatiran terhadap laju inflasi .

“Diperkirakan IHSG berpotensi menguji level psikologis 6.000 pada pekan ini,” kata Phintraco. “Sentimen positif tersebut diharapkan dapat menopang pergerakan indeks dalam jangka pendek” .

Phintraco merekomendasikan saham ASII, DSSA, AVIA, NCKL, EMAS, dan ELSA sebagai pilihan investasi yang dinilai memiliki prospek menarik berdasarkan kondisi pasar saat ini .

Sementara itu, CGS International Sekuritas Indonesia menilai penguatan nilai tukar rupiah dan kenaikan harga sejumlah komoditas menjadi sentimen positif bagi pasar. Namun, aksi jual investor asing masih berpotensi membatasi ruang penguatan IHSG .

Menurut CGS International, pelaku pasar masih akan mencermati perkembangan sentimen global maupun domestik hingga penutupan perdagangan. Arah arus modal asing diperkirakan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi pergerakan IHSG pada sesi berikutnya.

(*/fvs)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Iklan

Terkait
IHSG dibuka melemah ke 5.249, rupiah tertekan di Rp18.161 menanti keputusan The Fed

IHSG Dibuka Melemah ke 5.249, Rupiah Tertekan di Rp18.161...

Jakarta, ElrolumNews — Pasar keuangan Indonesia kembali dibuka di zona merah pada Rabu, 28 Oktober 2026. Indeks...
IHSG anjlok 4,31 persen ke bawah 5.000, rupiah melemah ke Rp18.035 akibat ancaman MSCI

IHSG Anjlok 4,31 Persen ke Bawah 5.000, Rupiah Melemah...

Jakarta, ElrolumNews — Pasar keuangan Indonesia memasuki pekan ini dengan tekanan berat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)...
Diversifikasi portofolio membantu investor mengelola risiko dengan tidak bergantung pada satu saham, satu sektor, atau satu jenis aset.

Diversifikasi Portofolio Saham untuk Pemula: Cara Mengelola Risiko Investasi

Pasar Modal & Investasi, ELrolumNews — Setelah memahami analisis fundamental, valuasi, pertumbuhan, value trap, laporan keuangan, dan...
Advertisement

Lainnya

Popular