Harga Minyak Kembali Naik di Awal Juli! Iran Tolak Negosiasi Langsung, Perang di Timur Tengah Kembali Ancam Pasokan Global!

Singapore, ElrolumNews – Harga minyak dunia kembali bergejolak di awal bulan Juli 2026. Pada perdagangan Rabu (1/7/2026), harga minyak mentah dunia menguat setelah Iran secara tegas menolak melakukan pertemuan langsung dengan utusan-utusan Amerika Serikat di Doha, Qatar.

Mengutip data dari Reuters, harga minyak mentah jenis Brent untuk kontrak September 2026 naik 50 sen atau 0,69 persen menjadi 73,45 dolar AS per barel. Sementara itu, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Agustus 2026 juga menguat 63 sen atau 0,91 persen menjadi 70,13 dolar AS per barel.

Kekhawatiran baru muncul setelah Iran dan tuan rumah pertemuan, Qatar, menyatakan bahwa pejabat AS hanya akan bertemu dengan mediator, bukan dengan perwakilan Iran secara langsung. Padahal, Gedung Putih sebelumnya mengirim menantu Presiden Donald Trump, Jared Kushner, bersama utusan khusus Steve Witkoff ke Doha untuk melakukan pembicaraan “tingkat tinggi”.

Kepala Analis Pasar di KCM Trade, Tim Waterer, mengatakan bahwa investor mulai memperhitungkan hasil negatif dari pembicaraan di Doha setelah sebelumnya ada optimisme besar terhadap gencatan senjata. Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan bahwa situasi ini tidak akan berakhir dengan Iran memungut biaya dari kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Meskipun terjadi kenaikan tipis di awal Juli, catatan harga minyak sepanjang kuartal II 2026 menunjukkan penurunan yang sangat dalam. Hal ini disebabkan oleh adanya kemajuan menuju penghentian konflik di Timur Tengah yang sempat menghapus kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.

Minyak Brent tercatat turun sekitar 45 dolar AS per barel antara kuartal I dan II 2026, menjadi penurunan kuartalan terdalam sejak krisis keuangan global 2008. Sementara itu, minyak mentah WTI juga turun sekitar 31 dolar AS per barel, menjadi penurunan kuartalan terbesar sejak pandemi Covid-19 pada 2020.

Kabar baik datang dari dalam negeri. Meski harga minyak dunia kembali bergejolak, pemerintah dan perusahaan migas justru menurunkan harga BBM nonsubsidi per 1 Juli 2026.

Berdasarkan pengumuman resmi Pertamina, harga BBM nonsubsidi mengalami penurunan:

  • Dexlite turun dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter

  • Pertamina Dex turun dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter

  • Pertamax Turbo turun dari Rp20.750 menjadi Rp19.300 per liter

Shell Indonesia juga mengumumkan penurunan harga gasoil dari Rp24.490 menjadi Rp21.340 per liter mulai 1 Juli 2026.

(*/fvs)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

More like this

Ilustrasi - Kapal feri terbakar di perairan Palawan Filipina, 35 tewas dan 54 hilang

Kebakaran Kapal Feri di Filipina Tewaskan 35 Orang, 54...

Palawan, ELrolumnews — Jumlah korban tewas akibat kebakaran kapal feri di Provinsi Palawan, Filipina, terus bertambah. Tim penyelamat...
ilustrasi - Kecelakaan beruntun di Rusia tewaskan 12 orang di Arkhangelsk

Kecelakaan Beruntun di Rusia Tewaskan 12 Orang, 20 Luka-luka!...

Arkhangelsk, ELrolumnews — Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Distrik Kholmogory, wilayah Arkhangelsk, Rusia. Sebuah truk pengangkut...
Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde dan Presiden Deutsche Bundesbank Joachim Nagel menghadiri konferensi pers setelah pertemuan Dewan Gubernur ECB di wisma Deutsche Bundesbank di Berlin, Jerman, 10 September 2026.

ECB Naikkan Suku Bunga Lagi! Harga Minyak Tembus $100...

Frankfurt, ELrolumNews — Bank Sentral Eropa (ECB) kembali menaikkan suku bunga acuan pada Kamis (10/9/2026) untuk kedua kalinya...

More

Recomended

Read More