Pasar Modal & Investasi, ELrolumNews – Pasar crypto kembali menunjukkan sinyal positif di 2026. Bitcoin (BTC) diperdagangkan di kisaran USD 72.000, mendekati rekor tertinggi sepanjang masa, sementara Ethereum (ETH) konsisten di atas USD 4.500. Bagi investor yang mencari aset digital untuk portofolio jangka panjang, berikut rekomendasi dari para ahli.
Bitcoin: Safe Haven Digital
Menurut Michael Chen, Chief Analyst di CryptoInsight Asia, “Bitcoin tetap menjadi aset crypto paling aman untuk jangka panjang. Dengan adopsi institusional yang meningkat dan ETF Bitcoin yang disetujui SEC, BTC kini dianggap ‘digital gold’.”
Faktor pendukung:
Halving 2024 telah mengurangi suplai baru
Adopsi korporasi (Tesla, MicroStrategy tetap hold)
Regulasi makin jelas di AS, UE, dan Singapura
Ethereum: Raja Smart Contract
Ethereum unggul sebagai platform DeFi (Decentralized Finance) dan NFT. Upgrade “Ethereum 2.0” telah menurunkan biaya gas hingga 70%, meningkatkan daya saing.
“ETH adalah backbone ekosistem crypto. Investasi di ETH sama dengan investasi di infrastruktur blockchain,” jelas Chen.
Altcoin Potensial 2026
Selain BTC dan ETH, tiga altcoin ini layak dipertimbangkan:
Solana (SOL) – Kecepatan transaksi tinggi (65.000 TPS), ekosistem DeFi berkembang pesat.
Cardano (ADA) – Fokus pada sustainability dan riset akademis, upgrade Hydra tingkatkan skalabilitas.
Polygon (MATIC) – Layer-2 Ethereum, solusi scaling paling banyak diadopsi.
Risiko yang Perlu Diwaspadai
Volatilitas tinggi (BTC bisa turun 30% dalam minggu)
Regulasi belum seragam (beberapa negara masih larang crypto)
Scam & rug pull (riset proyek sebelum investasi)
Strategi Investasi Crypto 2026
Alokasi maksimal 5–10% dari total portofolio
Dollar-Cost Averaging (DCA) untuk rata-rata harga beli
HODL jangka panjang (minimal 3–5 tahun)
Gunakan cold wallet untuk keamanan aset
Proyeksi Harga Akhir 2026
Bitcoin: USD 85.000–100.000
Ethereum: USD 6.000–7.500
Solana: USD 250–350
Crypto 2026 menawarkan peluang tinggi, namun memerlukan riset mendalam dan manajemen risiko ketat. BTC dan ETH tetap menjadi pilihan utama untuk portofolio jangka panjang.
(fvs)





