Kepala Dukcapil Minut Bantah Tudingan Calo di MPP: “Saya Tidak Pernah Bilang Abigail Dungus Calo!” Kronologi Keributan Terungkap

Minahasa Utara, ELrolumNews — Keributan di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang menyeret nama Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) akhirnya mendapat tanggapan dari Anita Enoch selaku Kepala Dinas.

Ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (8/9/2026) siang, Enoch menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyebutkan Abigail Dungus sebagai calo dalam pelayanan publik.

“Saya tidak pernah bilang seperti itu. Apalagi menyatakan dia adalah calo, tidak ada itu,” tegas Enoch.

Menurut Enoch, apa yang mencuat di luar merupakan interpretasi sepihak yang justru mencemarkan nama baiknya selaku pimpinan di Dinas Dukcapil yang selama ini telah menabuh genderang perang terhadap calo.

“Justru sayalah yang dicemarkan nama baik, bukan dia (Abigail Dungus). Saya diviralkan menuding dia calo, padahal saya tak pernah bilang begitu. Bahkan, berbicara langsung dengan dia pun, hampir tidak pernah,” ujarnya.

Meskipun demikian, Enoch tampaknya memilih tidak memberi respons lebih terhadap persoalan itu dan telah melaporkan kejadian tersebut ke pimpinan.

“Saya sudah laporkan hal ini ke pimpinan, termasuk sudah kasih kronologi kenapa sampai ada keributan ke Pak Sekda. Selanjutnya, tentu tinggal bagaimana mengambil pelajaran dari hal ini,” sebutnya.

Enoch mengaku terlalu banyak pekerjaan yang akan tertunda jika dirinya memberi atensi lebih terhadap persoalan ini. Namun demikian, ia tetap akan konsisten dengan arahan Bupati Minut Joune J. E. Ganda, di mana pelayanan masyarakat tidak boleh diwakilkan, apalagi dititip kepada orang lain, termasuk ASN atau pun PKKK.

“Siapa yang mengurus dokumen kependudukan, harus yang bersangkutan datang sendiri. Kalau pun diwakilkan, wajib dengan surat kuasa,” kuncinya.

Salah satu pemicu keributan di MPP ialah Abigail Dungus, pegawai di Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi Minut, tidak terima dirinya difoto secara diam-diam ketika berada di MPP pada hari Sabtu, 5 September 2026.

Abigail juga keberatan dituding bahwa keberadaannya di MPP saat itu sebagai calo. Menurutnya, hari itu ia datang karena ada janjian dengan salah satu Kabid sehubungan dengan pengurusan surat bacaan (dokumen pernikahan), yang akan dibacakan keesokan harinya, Minggu, 6 September.

(ein)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

More like this

More

Recomended

Read More