Silverstone, Inggris, ElrolumNews – Pasar pembalap Formula 1 untuk musim 2027 diprediksi akan menjadi salah satu yang paling bergolak dalam sejarah. Di tengah persaingan sengit di trek, rumor di paddock mulai mengarah pada rencana besar Aston Martin untuk melakukan perombakan total pada susunan pembalap mereka setelah musim 2026 berakhir.
Analis Sky F1 sekaligus mantan pembalap, Ralf Schumacher, mengklaim bahwa tim yang berbasis di Silverstone tersebut sedang membidik dua nama besar, yaitu Oscar Piastri (McLaren) dan Charles Leclerc (Ferrari), untuk melakukan perubahan mendesak (“urgent change”) pada komposisi pembalap mereka mulai 2027 atau bahkan lebih cepat .
“Rumor di paddock sangat jelas: Aston Martin sangat ingin melakukan perubahan cepat sekitar tahun 2026 atau paling lambat setelah 2026,” ujar Schumacher, dikutip dari Sportskeeda, Minggu (14/6/2026) .
“Saya mendapat kesan bahwa dia (Piastri) berpikir, ‘Saya tidak akan melalui semua ini lagi,’ terutama dengan semua kritik dan serangan balik daring yang dia hadapi,” tambahnya .
Ralf Schumacher menilai bahwa situasi Piastri di McLaren saat ini sedang tidak menguntungkan. Pembalap Australia itu sempat memimpin klasemen sementara kejuaraan dunia sejak pertengahan April, namun rekan setimnya, Lando Norris, perlahan berhasil mengejar dan kini unggul .
Ditambah dengan kontroversi team order di Monza dan Singapura, Piastri merasa posisinya di McLaren kurang menguntungkan dan mulai kehilangan kepercayaan diri .
“Jika seorang pembalap telah kehilangan kepercayaan pada timnya, atau sebaliknya, hal itu bisa terjadi, itu adalah sinyal jelas bahwa akan ada konsekuensi dan pembalap bahkan mungkin harus meninggalkan tim,” kata Schumacher .
Schumacher juga menyebut bahwa Aston Martin tidak hanya mengincar satu pembalap bintang. Mereka dikabarkan ingin merekrut dua pembalap kuat untuk memperkuat lini mereka di era regulasi mesin baru yang dimulai tahun ini.
“Tentu saja, mereka mencari dua pembalap yang kuat. Satu kandidat adalah Oscar Piastri — itu sudah dibahas cukup meyakinkan — dan tentu saja Charles Leclerc, jika dia mau, itu adalah opsi lain,” jelas Schumacher .
“Dan siapa tahu, mereka mungkin bahkan akan mencoba mencari cara untuk mengakhiri kontrak lebih awal jika ada susunan pemain alternatif untuk tahun depan. Kalau tidak, tidak masuk akal untuk bertahan,” tambahnya .
Sementara itu, laporan dari berbagai sumber menyebutkan bahwa Charles Leclerc dan manajernya, Nicolas Todt, telah mengadakan pembicaraan dengan beberapa tim papan atas, termasuk Aston Martin, Mercedes, dan McLaren, untuk menjajaki kemungkinan masa depan di luar Ferrari .
Pembicaraan ini dilakukan menyusul ketidakpastian performa Ferrari di era regulasi baru yang dimulai tahun 2026. Sumber menyebut bahwa masa depan Leclerc di Ferrari sangat bergantung pada performa tim di musim 2026 ini .
Seperti dilansir RMC Motori, Todt dilaporkan telah bertemu dengan bos McLaren Andrea Stella di Grand Prix Italia, serta telah melakukan kontak langsung dengan Lawrence Stroll (Aston Martin) dan Toto Wolff (Mercedes) dalam beberapa pekan terakhir .
Pilar utama dari rencana perombakan Aston Martin ini adalah masa depan Fernando Alonso. Kontrak pembalap asal Spanyol tersebut akan berakhir pada akhir musim 2026 . Pada usia yang akan menginjak 45 tahun saat kontraknya habis, Alonso dianggap sangat tidak mungkin untuk memperpanjang masa baktinya di F1, yang secara alami akan membuka kursi di Aston Martin .
Meski demikian, GPblog melaporkan bahwa Aston Martin sebenarnya lebih memilih untuk mempertahankan Alonso jika sang juara dunia dua kali itu memutuskan untuk melanjutkan kariernya. Namun, ketidakpastian performa mobil AMR26 yang dinilai “sangat buruk” di awal musim membuat Alonso kemungkinan besar akan memilih pensiun daripada mengakhiri karier dengan performa yang mengecewakan .
Dengan desainer legendaris Adrian Newey yang memimpin proyek teknis tim untuk era regulasi baru, kursi di Aston Martin diprediksi akan menjadi incaran para pembalap bintang. Newey dikenal sebagai arsitek di balik dominasi Red Bull selama bertahun-tahun, dan kedatangannya ke Aston Martin disambut dengan ekspektasi tinggi bahwa tim akan menjadi kekuatan dominan di masa depan .
Situasi ini membuat paddock F1 semakin panas dengan spekulasi kepindahan pembalap bintang. Selain Piastri dan Leclerc, nama Max Verstappen juga sempat dikaitkan dengan Aston Martin, terutama jika performa Red Bull tidak kompetitif di musim ini . Namun, fokus utama rumor saat ini tetap tertuju pada duo pembalap muda berbakat yang sedang dalam masa keemasan karier mereka.
(*/dbs)





