Venesia, ELrolumNews — Festival Film Venesia ke-83 menjadi ajang pameran bagi film “Primetime”, yang dibintangi oleh Robert Pattinson. Film ini, yang disutradarai oleh sutradara debutan, berhasil menuai pujian kritis yang luar biasa.
Film ini diadaptasi dari artikel majalah Esquire pada tahun 2007 yang berjudul “Primetime: The Rise and Fall of TV’s Most Notorious Predator Hunter”, yang mengeksplorasi kontroversi di balik acara televisi realitas “To Catch a Predator” . Cerita berfokus pada seorang jurnalis investigasi yang menyelidiki cara kerja dan dampak dari acara yang kontroversial tersebut. Film ini disebut-sebut sebagai eksplorasi gelap tentang etika jurnalisme, sensasionalisme media, dan konsekuensi dari perburuan publik.
Performa Robert Pattinson sebagai jurnalis investigasi menjadi salah satu sorotan utama dari para kritikus. Film ini dikatakan menunjukkan sisi akting Pattinson yang lebih matang dan intens. Seorang kritikus Venesia memuji film ini sebagai “film yang berani dan menggugah pikiran.”
Selain Pattinson, film ini juga dibintangi oleh Anna Faris, Skyler Gisondo, Merritt Wever, Alex Winter, dan Phoebe Bridgers. A24, studio yang dikenal dengan film-film independen berkualitas, akan mendistribusikan film ini di Amerika Utara. “Primetime” dijadwalkan untuk rilis pada 25 September 2026.
Penayangan perdana di Venesia ini menjadi batu loncatan yang signifikan bagi “Primetime”, menempatkannya sebagai salah satu film yang patut diperhatikan di musim penghargaan mendatang. Film ini telah menghasilkan perbincangan hangat tentang etika media dan dampak budaya pop. Dengan reputasi A24 dan kekuatan akting Pattinson, “Primetime” diharapkan akan menjadi salah satu film paling menarik dan kontroversial tahun ini.
(fvs)





