Kerja Sama Strategis! Indonesia dan Australia Luncurkan Pilot Project INOVASI di IKN untuk Perkuat Literasi dan Numerasi Siswa SD!

Jakarta, ELrolumNews – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama dengan Pemerintah Australia terus memperkuat komitmen mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Tanah Air. Kerja sama ini diwujudkan melalui program INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia) yang kini mulai mengimplementasikan metode pembelajaran baru di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan beberapa daerah prioritas lainnya .

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengapresiasi program kemitraan yang telah berjalan sejak 2016 dan dinilai sangat strategis dalam mendukung transformasi pendidikan nasional .

“Program INOVASI ini sangat berkait dengan komitmen Kemendikdasmen untuk menjadikan sekolah sebagai rumah kedua bagi anak. Melalui aturan yang ada, pendekatannya sekarang humanis yang mengedepankan sisi manusiawi, partisipatif, dan inklusif. Itu tiga kata kuncinya,” ujar Abdul Mu’ti dalam acara Komitmen Bersama Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Jakarta, Selasa (2/6/2026) .

Program INOVASI yang didukung penuh oleh Pemerintah Australia ini memiliki fokus utama pada peningkatan kemampuan literasi, numerasi, dan pembentukan karakter siswa . Metode pendekatan yang digunakan menekankan pada aspek humanis (memanusiakan), inklusif (menerima semua keadaan anak), dan partisipatif (melibatkan semua pihak) .

Abdul Mu’ti menegaskan bahwa aturan-aturan baru yang diterbitkan (seperti Permendikdasmen 6/2026) telah mengubah suasana birokrasi yang kaku menjadi lebih ramah anak.

“Kita ingin semua berubah dan suasana sekolah humanis sudah dirasakan murid sejak mereka masuk gerbang sekolah. Itu menjadi situasi sosial yang seharusnya terbangun di sekolah,” tegasnya .

Saat ini, program INOVASI telah berjalan di 6 provinsi di Indonesia, yaitu Jawa Timur, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara . Kolaborasi dengan Pemerintah Australia ini diharapkan dapat mempercepat perbaikan kualitas pendidikan, khususnya di daerah-daerah yang sedang berkembang pesat seperti Ibu Kota Nusantara (IKN).

Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath, menyatakan bahwa pihaknya sangat bangga dapat bermitra dengan Pemerintah Indonesia.

“Kualitas pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan kapasitas guru, tapi lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Di Australia ini bukan hal yang mudah dan kami terus berupaya membuat lingkungan yang aman. Kami berharap piloting ini dapat memberikan manfaat kepada pemerintah daerah,” ujar Gita Kamath .

Dalam upaya menciptakan suasana sekolah yang aman, Abdul Mu’ti juga memperkenalkan pendekatan “Deep Learning” yang intinya adalah memuliakan murid, guru, dan ilmu . Selain itu, semua guru juga diharapkan memiliki kemampuan dalam “7 Jurus BK Hebat” agar murid tidak ragu untuk curhat dan mencari pertolongan ketika mengalami masalah .

“Murid-murid itu kan enggak berani curhat kepada gurunya karena gurunya memang tidak bisa dijangkau oleh muridnya. Seandainya semua guru bisa dijangkau murid untuk berkeluh kesah, insya Allah budaya sekolah aman dan nyaman dapat terwujud,” pungkas Mendikdasmen.

(*/dbs)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

More like this

REKOR NASIONAL! Peserta OSN-K 2026 Tembus 716 Ribu Siswa,...

Jakarta, ELrolumNews – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Indonesia. Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan...

More

Recomended

Read More