Jakarta, ELrolumNews — Warga dan pedagang di sekitar Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, digegerkan dengan penemuan mayat pria di dalam gardu listrik pada Selasa (1/9/2026) sore . Penemuan mayat ini berawal dari kecurigaan seorang pedagang makanan di dekat Stasiun LRT Pancoran bernama Sardin (55) yang mencium bau busuk dan melihat banyak lalat di sekitar gardu sejak pagi .
“Jam 10.00 pagi kemarin itu ada bau, terus saya ke sini kok ngelihat gardu itu yang atas ada keluar asap, terus ada banyak lalat masuk dari pintu-pintu gardu atas itu,” kata Sardin di Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026) .
Sardin mengaku menyampaikan hal itu kepada pedagang lain di lokasi. Pedagang kopi di dekat lokasi kemudian melapor ke petugas . Pada pukul 17.15 WIB, petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerima laporan dari pedagang dan memeriksa area sekitar gardu PLN . Saat pintu gardu dibuka, petugas menemukan sebuah karung dan tetesan darah .
Petugas kemudian menemukan seorang pria mengenakan kaus hitam dan celana jins panjang dalam kondisi tak bernyawa. Wajah pria tersebut menghitam, sedangkan lidahnya tampak menjulur keluar .
Kapolsek Pancoran Kompol Suminto menduga pria tersebut meninggal akibat tersengat listrik tegangan tinggi saat mencoba mencuri kabel . Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya sejumlah barang bukti di sekitar korban, seperti topi merah, gergaji besi, pisau cutter, dan potongan kabel .
“Korban masuk dari bawah dengan membawa kantong plastik, gergaji, beserta topi. Ia kemudian naik ke lantai dua di gardu tersebut,” paparnya .
Menurut keterangan PLN, memang terdapat aliran tegangan tinggi di area gardu tersebut .
Hingga saat ini, identitas mayat pria tersebut masih belum diketahui. Tidak ditemukan kartu identitas pada tubuh korban . Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses autopsi dan identifikasi .
Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Nanto Dwi Subekti mengatakan, jasad itu semula diduga sebagai korban mutilasi. Namun, setelah dilakukan evakuasi bersama petugas PLN dan pemadam kebakaran, dugaan tersebut tidak terbukti .
“Mayat itu posisinya sudah gosong kesetrum, karena meninggal di gardu atau trafo PLN,” kata Nanto .
(*/fvs)





