Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lubang Buaya, Ajak Kenang Pahlawan Revolusi

Jakarta, ELrolumnews — Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2026). Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 07.57 WIB dengan mengenakan setelan jas berwarna abu-abu dan peci hitam, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Upacara yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” ini dihadiri jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, serta perwakilan TNI-Polri dan pelajar.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Presiden Prabowo memimpin jalannya upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB. Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kebesaran dan laporan Komandan Upacara, Kolonel Marinir Edo Sidharta Halilintar, kepada Inspektur Upacara.

Presiden kemudian memimpin mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan. “Untuk mengenang arwah dan jasa para pahlawan, para pejuang bangsa, dan terutama para pahlawan revolusi, mengheningkan cipta mulai,” kata Prabowo.

Upacara dilanjutkan dengan pembacaan Teks Pancasila oleh Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin, pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani, serta pembacaan dan penandatanganan Ikrar oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. Doa dipanjatkan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar.

Usai memimpin upacara, Presiden Prabowo dijadwalkan meninjau Monumen Pancasila Sakti dan meresmikan Museum Kesaktian Pancasila yang telah selesai direvitalisasi oleh Kementerian Kebudayaan.

Museum yang mulai beroperasi pada 1992 ini sebelumnya bernama Museum Pengkhianatan PKI. Nama tersebut diubah agar alur narasi sejarahnya selaras dengan keberadaan Monumen Pancasila Sakti di kompleks yang sama.

Museum ini menghadirkan 34 diorama yang merangkum peristiwa pemberontakan dan penumpasan PKI di berbagai wilayah Indonesia dari tahun 1945 hingga 1974. Tampilan diorama mengalami perombakan hampir 100 persen dengan mengadopsi standar pameran museum internasional, memadukan teknologi multimedia interaktif dan narasi tertulis.

Masyarakat umum dapat mulai mengunjungi museum ini pada 2 Oktober 2026.

Dalam Pedoman Penyelenggaraan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 yang dirilis Kementerian Kebudayaan, masyarakat diimbau mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang pada 30 September 2026 dan satu tiang penuh pada 1 Oktober 2026 pukul 06.00 waktu setempat.

 

Sumber: antara/inews/detik/beritasatu/kompas

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkait
Pemerintah kirim 500 ribu masker ke tiap provinsi terdampak karhutla, puskesmas wajib buka rumah oksigen

Pemerintah Kirim 500 Ribu Masker ke Tiap Provinsi Terdampak...

Jakarta, ElrolumNews — Pemerintah mempercepat penyaluran bantuan kesehatan bagi masyarakat terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan...
Kabut asap di Riau makin parah, kualitas udara Pekanbaru tidak sehat dan jarak pandang 2 kilometer

Kabut Asap di Riau Makin Parah, Kualitas Udara Pekanbaru...

Pekanbaru, ElrolumNews — Kualitas udara di Pekanbaru, Riau, pada Minggu, 18 Oktober 2026, masih berada pada kategori...
Ganjil-genap BBM di Bali mulai landai, antrean Klungkung turun jadi 15 menit

Ganjil-Genap BBM di Bali Mulai Landai, Antrean di Klungkung...

Denpasar, ElrolumNews — Krisis bahan bakar minyak di Bali memasuki babak baru dengan penerapan sistem ganjil-genap pengisian...

Lainnya

Popular