Yerusalem, ElrolumNews — Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan pernyataan keras terkait konflik di Timur Tengah. Ia menyatakan Israel akan menjatuhkan pemerintah Iran dan melenyapkan Hamas.
“Kami akan melenyapkan Hamas, dan pertama-tama kami akan mengalahkan rezim di Iran. Kami akan menjatuhkannya. Iran akan jatuh,” ujar Netanyahu dalam sebuah upacara penghormatan anggota badan keamanan domestik Israel, Shin Bet.
Dalam pernyataannya, Netanyahu menegaskan bahwa Israel akan terus melanjutkan kampanye militer terhadap kelompok-kelompok yang dianggap sebagai ancaman, termasuk Hamas dan Hezbollah. Ia menyebut Iran sebagai target utama yang harus dihadapi.
“Kami tidak akan berhenti sampai semua ancaman terhadap Israel dihilangkan. Iran adalah kepala dari ular ini, dan kami akan memotongnya,” tegasnya.
Pernyataan Netanyahu ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Konflik AS-Iran yang berlangsung sejak Februari 2026 telah memicu ketidakstabilan di kawasan, termasuk gangguan pelayaran di Selat Hormuz dan serangan terhadap infrastruktur energi.
Israel sendiri terlibat dalam konflik dengan Hamas di Gaza dan Hezbollah di Lebanon selatan. Netanyahu menegaskan bahwa Israel tidak akan mundur dari tujuan militernya.
Pernyataan Netanyahu menuai beragam respons dari komunitas internasional. Beberapa negara menyerukan agar semua pihak menahan diri dan mengutamakan solusi diplomatik. Sementara itu, AS belum memberikan komentar resmi terkait pernyataan terbaru Netanyahu.
(fvs)





