Jakarta, ElrolumNews – Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia telah merampungkan penyusunan draf usulan Undang-Undang Ketenagakerjaan, yang nantinya diserahkan kepada pimpinan DPR RI pada pekan depan untuk menjadi bahan dialog dan pembahasan lebih lanjut.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengatakan koalisi telah merampungkan draf itu setelah melalui pembahasan intensif selama lima hari oleh tim perumus yang melibatkan seluruh unsur konfederasi .
“Awalnya dijadwalkan tiga hari, kemudian bertambah menjadi lima hari karena begitu banyak hal yang harus dibahas. Tim perumus bekerja sangat keras hingga akhirnya menghasilkan satu draf usulan yang mewakili sekitar 90 persen kekuatan buruh Indonesia,” ungkapnya.
Andi Gani menyampaikannya saat peresmian Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia di Jalan Asem Baris No. 13, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (24/7).
Di hadapan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan para pimpinan konfederasi serta federasi serikat pekerja, Andi Gani menyebut sekitar 90 persen kekuatan gerakan buruh Indonesia kini berhimpun dalam satu wadah yang terdiri atas 17 konfederasi serikat pekerja terbesar dan 157 federasi dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia.
“Kami memiliki kesadaran yang sangat tinggi bahwa kalau tidak bersatu, kami pasti kalah. Oleh karena itu seluruh konfederasi sepakat membuang ego organisasi dan bersatu dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia,” katanya.
Andi Gani menyampaikan Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia akan beroperasi selama 24 jam sebagai pusat koordinasi, komunikasi, dan konsultasi bagi seluruh pimpinan konfederasi dan federasi yang tergabung dalam koalisi.
(*/fvs)





