Brebes, ElrolumNews — Musibah tragis terjadi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Ahad (30/8/2026) pagi. Sebuah gedung badminton Hogwan di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, roboh dan menimpa tiga rumah warga yang berada tepat di bagian depan gedung tersebut.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.30 WIB, saat sebagian besar warga masih tertidur. Material bangunan yang ambruk langsung menimpa tiga unit rumah di bawahnya, menyebabkan kepanikan dan luka-luka bagi penghuni rumah.
Kapolsek Bumiayu AKP Edi Mardianto mengungkapkan bahwa dua korban pertama yang berhasil dievakuasi merupakan anak-anak yang tertimpa reruntuhan saat masih tertidur pulas . Identitas kedua korban anak-anak tersebut adalah Jasifa Arrahma Nisa (9) dan Arka Murthada (6) . Keduanya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah tim SAR berhasil mengangkat puing-puing bangunan .
Korban ketiga, seorang lanjut usia bernama Kanjat (85), baru berhasil ditemukan sekitar pukul 13.45 WIB, atau setelah delapan jam proses evakuasi berlangsung . Jenazah Kanjat dievakuasi dan segera dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut .
Tim SAR gabungan dari TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi dan pembersihan reruntuhan . Hingga malam hari, petugas masih melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertimbun di bawah material bangunan.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti robohnya gedung badminton Hogwan masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara mengarah pada kondisi bangunan yang sudah tua dan tidak terawat, diperparah dengan cuaca hujan yang mengguyur wilayah Brebes beberapa hari terakhir .
Pemerintah Kabupaten Brebes melalui BPBD setempat akan melakukan investigasi lebih lanjut terkait kelayakan bangunan dan kemungkinan adanya kelalaian dalam pemeliharaan gedung. Warga di sekitar lokasi kejadian diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan jika melihat adanya bangunan yang rawan roboh di lingkungan mereka.
(*/fvs)





