Jakarta, ElrolumNews – Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak dan ibu hamil akan terus dilanjutkan. Program ini merupakan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang tidak akan dihentikan hingga seluruh sasaran penerima manfaat memperoleh akses makanan bergizi .
Pernyataan tersebut disampaikan Hashim dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan DPP, DPD, dan DPC Srikandi Jaga Desa, cabang organisasi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas), di Jakarta, Jumat (3/7) malam .
“Saya kira sudah bukan rahasia lagi bahwa pemerintah sudah bertekad untuk melanjutkan program MBG, tidak akan berhenti sampai nanti kita berhasil. Kita berikan makanan yang bergizi untuk semua anak-anak dan ibu-ibu hamil yang perlu makanan bergizi,” ujar Hashim.
Hashim menjelaskan bahwa gagasan program MBG telah dicetuskan Presiden Prabowo sejak sekitar tahun 2006 sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda Indonesia, khususnya dalam mengatasi persoalan stunting .
Menurutnya, program ini merupakan janji politik Prabowo yang terus dibawa sejak mengikuti kontestasi nasional pada 2009 sebagai calon wakil presiden, kemudian berlanjut pada pemilihan presiden 2014, 2019, hingga 2024 .
“Ini suatu janji kampanye Prabowo Subianto sejak tahun 2009, waktu dia masih calon wakil presiden, dilanjutkan tahun 2014 calon presiden, dilanjutkan 2019, dan dilanjutkan 2024. Itu janji kampanye Prabowo Subianto bahwa anak-anak di Indonesia semuanya yang menghendaki akan dapat makanan bergizi gratis, supaya kondisi yang sangat-sangat berat, yaitu stunting bisa kita tanggulangi,” jelasnya .
Meskipun memiliki tujuan yang sangat mulia, Hashim mengakui masih terdapat dugaan penyelewengan dalam pelaksanaan program MBG di lapangan. Ia bahkan mengaku telah menerima banyak laporan mengenai indikasi penyimpangan .
“Yang kita harus hati-hati, Pak Wamen, penyimpangan-penyimpangan. Saya sudah dengar, sudah banyak dapat laporan, sudah ada indikasi penyimpangan, Pak Wamen, maka saya titip, ya, Pak Wamen. Pengawasan harus sangat ketat,” ucapnya kepada Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono .
Hashim memperingatkan bahwa program-program dengan tujuan mulia bisa dirusak jika tidak diawasi dan dibina dengan baik. “Jangan sampai tujuan mulia, jangan sampai program yang bagus sekali itu dirusak dengan setan-setan dan hamba iblis di seluruh Indonesia. Di mana ada tujuan mulia, program bagus, iblis datang, setan-setan datang,” katanya .
Hashim meminta seluruh kementerian dan lembaga terkait bersama anggota Srikandi Jaga Desa untuk aktif mengawasi implementasi program MBG di tingkat desa .
“Program-program dengan tujuan mulia, tapi kalau pelaksanaannya implementasinya itu tidak diawasi dan dibina dengan baik, kita sudah lihat hasilnya bagaimana,” kata Hashim .
Ketua Umum Srikandi Jaga Desa Ella Tubagoes menyatakan komitmen organisasinya untuk mengawal program MBG. “Insyaallah kami berkomitmen dan konsisten ya untuk juga menjaga, mendampingi tadi, memberikan edukasi-edukasi juga kepada teman-teman di desa, di daerah-daerah yang berkaitan dengan MBG,” ujarnya.
(*/fvs)





