Bayu Skak Kocak! 2.500 Orang Ikut Casting, ‘Foufo’ Hadirkan Alien dan Komedi Khas Madura!

Jakarta, ElrolumNews – Sutradara Bayu Skak kembali menghadirkan inovasi lewat film terbarunya berjudul “Foufo” , sebuah komedi fiksi ilmiah yang dibalut drama keluarga. Film ini mengangkat kisah unik tentang keluarga Madura yang kedatangan alien di wilayah pemukiman mereka .

Yang membuat “Foufo” istimewa adalah komitmen Bayu untuk menghadirkan budaya Madura secara autentik. Ini menjadi film nasional pertama yang menggunakan bahasa Madura sebagai bahasa utama dengan mayoritas pemain yang merupakan keturunan asli Madura . Bayu mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen dialog dalam film menggunakan bahasa Madura, dicampur dengan bahasa Jawa dan bahasa Indonesia .

Bayu menggelar proses casting besar-besaran di Surabaya Utara yang diikuti sekitar 2.500 peserta untuk memastikan keaslian dialek dan budaya . “Yang jelas otentiknya Maduranya sudah tidak perlu dikhawatirkan lagi, karena memang dari Madura asli, nyel! Sehingga berbahasa Maduranya langsung enak didengar,” ujar Bayu .

- Advertisement -

Film ini mengisahkan Muslim (diperankan Tretan Muslim), seorang pemuda Madura yang bekerja sebagai pengepul rongsokan dan berjuang melunasi biaya haji ibunya. Kehidupannya berubah drastis ketika sebuah UFO mendarat di dekat rumahnya dan membawa sesosok alien yang memicu berbagai kejadian kocak .

Di luar dugaan, teknologi canggih Foufo berhasil menyelesaikan berbagai masalah keluarga Muslim. Namun, konflik memuncak saat tenggat waktu pelunasan haji tiba dan Foufo kehabisan energi. Muslim kini dihadapkan pada dilema: memberangkatkan haji ibunya, atau membantu Foufo pulang ke kapal induknya? 

- Advertisement -

Kehadiran alien tersebut diperankan oleh Bambang Ceper, sementara karakter Toni yang kehilangan suaranya setelah bertemu alien diperankan oleh Ade Kurniyawan, yang juga dikenal sebagai pengisi suara SpongeBob SquarePants versi Indonesia . Ade Kurniawan juga mengisi suara alien Foufo .

Menariknya, hampir 80 persen pemain dalam film ini merupakan hasil open casting yang sebagian besar non-aktor profesional . Termasuk di antaranya Siti Kam (63 tahun) , seorang ibu asal Pamekasan yang memulai debut aktingnya di usia 63 tahun untuk memerankan Ibu Saiqona, tokoh kunci yang memicu konflik utama dalam film .

Bayu berharap “Foufo” dapat menjadi tontonan yang aman dinikmati seluruh anggota keluarga. “Foufo adalah film yang sangat ramah keluarga. Anak-anak kecil dan seluruh anggota keluarga bisa menonton dengan tenang tanpa ada yang harus dikhawatirkan,” ujarnya . Film ini dijadwalkan tayang mulai 9 Juli 2026.

(*/dbs)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Iklan

Terkait
Proses produksi film blockbuster di set dengan kru dan peralatan lengkap, mencerminkan kompleksitas pembuatan film terbesar tahun 2026.

Behind the Scenes Film Blockbuster 2026: Rahasia Pembuatan Avatar...

Film, Elrolumnews - Film blockbuster 2026 bukan hanya tentang stars dan cerita; ini adalah marvel of modern...
Sutradara wanita memimpin produksi film di set, mencerminkan semakin besarnya peran perempuan di industri sinema Hollywood di 2026

Sutradara Wanita yang Mengubah Hollywood 2026: Dari Greta Gerwig...

Film, Elrolumnews - Sutradara wanita di Hollywood 2026 bukan lagi exception; ini adalah norma. Dari Greta Gerwig...
Tampilan aplikasi Netflix dengan deretan drama Asia, mencerminkan dominasi konten Asia di platform streaming global di 2026

Series Netflix Asia Terbaik 2026: Dari Squid Game hingga...

Film, Elrolumnews - Series Netflix Asia di 2026 mendominasi global streaming. Dari Korea hingga Indonesia, konten Asia...
Advertisement

Lainnya

Popular