Mumbai, ElrolumNews – Gelombang demam Dhurandhar belum juga surut. Hampir satu pekan setelah debut OTT-nya yang sangat dinantikan, “Dhurandhar 2: The Revenge” (dikenal juga sebagai Dhurandhar 2) yang dibintangi Ranveer Singh resmi menjadi tontonan nomor satu di platform streaming JioHotstar di India .
Berdasarkan data Ormax yang dikutip Koimoi, sekuel yang dirilis secara digital di India pada 4 Juni 2026 ini mencetak rekor debut mingguan tertinggi sepanjang tahun 2026 . Dalam waktu hanya tiga hari setelah pemutaran perdananya, film ini sudah berhasil mengumpulkan 12,8 juta penonton, langsung menempatkannya di posisi keempat daftar film India terlaris sepanjang tahun 2026 !
Yang lebih mencengangkan, kesuksesan sekuel ini juga berdampak langsung pada film pertamanya. “Dhurandhar” (bagian pertama) ikut naik daun dan kini bertengger di posisi keempat film paling banyak ditonton di JioHotstar, menciptakan fenomena langka di mana dua film dari waralaba yang sama bisa trending secara bersamaan . Pada 11 Juni 2026, Dhurandhar 2 masih kokoh di peringkat pertama, sementara film pertama berada di peringkat keempat .
Keberhasilan Dhurandhar 2 di ranah digital semakin mengesankan ketika dibandingkan dengan film-film blockbuster lainnya. Dengan 12,8 juta penonton, film ini berhasil memecahkan tiga rekor besar sekaligus:
Debut Terbesar Tahun 2026: Sebelumnya, rekor ini dipegang oleh Dhurandhar (bagian pertama) yang debut dengan 7,6 juta penonton di Netflix .
Debut Terbesar untuk Film Pasca Tayang Bioskop (2024-2026): Dhurandhar 2 berhasil mengalahkan rekor sebelumnya yang juga dipegang oleh Animal (6,2 juta) dan Pushpa 2 (5,8 juta) .
Menjadi Film dengan Debut Mingguan Tertinggi di JioHotstar: Angka 12,8 juta ini 124 persen lebih tinggi dari rekor debut sebelumnya di platform tersebut, yaitu 5,7 juta penonton untuk film “Kesari Chapter 2” .
“Rekor ini membuktikan bahwa penonton benar-benar haus akan tontonan spektakuler. Dhurandhar 2 tidak hanya sukses di bioskop, tapi juga menjadi fenomena budaya di rumah,” ujar seorang analis industri hiburan India dalam sebuah pernyataan.
Biasanya, sekuel yang sukses besar akan sedikit meredupkan pamor film pertama. Namun hal sebaliknya terjadi pada waralaba Dhurandhar. Antusiasme penonton terhadap sekuelnya justru memicu minat baru terhadap film pertama.
“Banyak penonton yang baru pertama kali menonton film pertamanya setelah mendengar betapa dahsyatnya sekuel ini. Ada juga yang kembali menonton untuk mengulang perjalanan karakter sebelum menyaksikan kelanjutannya,” jelas laporan dari Sacnilk .
Kondisi ini menciptakan skenario di mana kedua instalmen dari waralaba film yang sama mendominasi daftar trending di salah satu platform streaming terbesar di India .
Kesuksesan Dhurandhar 2 di OTT sebenarnya sudah diprediksi mengingat pencapaiannya yang fenomenal selama tayang di bioskop. Film yang disutradarai oleh Aditya Dhar ini menjadi film India terlaris kedua sepanjang masa di seluruh dunia, hanya kalah dari Dangal .
Film ini berhasil mengumpulkan pendapatan kotor lebih dari 1.800 crore (sekitar Rp3,6 triliun) di seluruh dunia dan memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Baahubali 2 .
Keduanya (bagian pertama dan kedua) secara bersamaan telah meraup pendapatan kotor lebih dari 3.000 crore secara global, menjadikannya waralaba film India pertama yang mencapai tonggak sejarah tersebut .
Film ini melanjutkan kisah agen rahasia mata-mata India yang diperankan oleh Ranveer Singh. Dengan skala produksi yang jauh lebih besar, sekuel ini menghadirkan konflik internasional yang lebih kompleks dan pengkhianatan di tingkat tertinggi.
Yang membuatnya semakin menarik, versi “Raw and Undekha” yang tayang di JioHotstar memiliki durasi lebih panjang dari versi bioskop. Film ini berdurasi 3 jam 52 menit , tiga menit lebih lama dari versi teatrikalnya yang berdurasi 3 jam 49 menit . Versi streaming ini dikabarkan mengembalikan dialog-dialog tertentu dan menampilkan adegan kekerasan yang lebih gamblang .
Meskipun sukses secara komersial, film ini juga sempat dihantam kontroversi. Seorang personel aktif Sashastra Seema Bal (SSB) mengajukan petisi ke Pengadilan Tinggi Delhi dengan tuduhan bahwa film tersebut mengungkap metode operasional rahasia badan intelijen India .
Terlepas dari kontroversi tersebut, Dhurandhar 2 berhasil mempertahankan rating yang tinggi di situs agregator ulasan. Hingga berita ini diturunkan, film ini masih memegang rating 8.7/10 di IMDb , sedikit di atas film pertamanya yang meraih rating 8.3/10.
(sacnilk/koimoi/outlookindia)






