Jakarta, ELrolumNews – Industri film Indonesia sedang diguncang oleh gelombang demam zombie dari Korea Selatan. Film bertajuk “Colony” , yang disutradarai oleh maestro genre zombie Yeon Sang-ho (Train to Busan), berhasil mencetak rekor fantastis di box office Indonesia.
Memasuki hari kedelapan penayangan yang jatuh pada Kamis (11/6/2026), film yang dibintangi Park Seo-joon dan Jung Hoyeon ini telah mengumpulkan lebih dari 750 ribu penonton. Jumlah ini menjadikannya salah satu film impor dengan pertumbuhan penonton tercepat sepanjang tahun 2026 .
Capaian tersebut bahkan mampu melewati rekor yang sebelumnya dipegang oleh film “Lee Cronin’s The Mummy” yang dirilis pada Maret 2026. Film horor tersebut sebelumnya menjadi film impor terlaris tahun ini dengan total penjualan tiket mencapai 780.000 penonton selama masa penayangannya .
Dengan sisa waktu penayangan yang masih panjang, “Colony” diprediksi akan dengan mudah melampaui angka tersebut dan berhak menyandang gelar baru sebagai film impor paling laris di Indonesia sepanjang 2026 .
Fenomena ini sangat langka mengingat biasanya penonton Indonesia lebih didominasi oleh film horor lokal. Namun kali lain, kekuatan cerita dan efek visual yang memukau dari “Colony” berhasil menembus pagar betis film-film horor komedi dalam negeri .
Berbeda dengan film zombie pada umumnya yang hanya berlatar di satu kota, “Colony” mengambil skala yang lebih besar.
Film ini mengisahkan tentang sebuah kelompok penyintas yang berlindung di sebuah pulau terpencil setelah kota-kota besar runtuh dimakan wabah zombie. Para ilmuwan di pulau itu berhasil menciptakan vaksin untuk menyembuhkan zombie, tetapi mereka justru harus berhadapan dengan koloni manusia lain yang tidak ingin kehilangan “kekuasaan” atas para zombie yang telah mereka kendalikan .
Konflik antara kemanusiaan dan ambisi penguasa menjadi inti cerita yang membuat film ini terasa berbeda.
Sutradara Yeon Sang-ho bukanlah nama asing bagi penggemar film zombie. Sebelum “Colony”, ia sukses dengan “Train to Busan” (2016) dan “Peninsula” (2020). Kali ini, ia berkolaborasi dengan aktor papan atas Park Seo-joon (Itaewon Class) dan Jung Hoyeon (Squid Game) yang langsung menjadi daya tarik utama bagi penonton Indonesia .
Sinopsis Lengkap
Setelah wabah zombie meluluhlantakkan Semenanjung Korea, sekelompok kecil penyintas yang dipimpin oleh mantan tentara bernama Joon-ho (Park Seo-joon) berhasil melarikan diri ke sebuah pulau rahasia di lepas pantai timur. Di pulau tersebut, mereka menemukan sebuah fasilitas penelitian bawah tanah yang masih berfungsi .
Seorang ilmuwan bernama Dr. Min (diperankan oleh aktor senior Korea) telah mengembangkan vaksin yang dapat menyembuhkan para zombie. Namun, saat mereka bersiap untuk menyebarkan vaksin ke seluruh negeri, sebuah koloni manusia yang dipimpin oleh seorang tiran bernama General Woo malah ingin mempertahankan para zombie sebagai senjata biologis untuk menguasai sisa-sisa peradaban yang masih tersisa .
Joon-ho dan para penyintas lainnya harus bertaruh nyawa untuk melindungi vaksin sekaligus mempertaruhkan kemanusiaan mereka di tengah konflik yang semakin memanas.
Antusiasme Penonton Indonesia
Penggemar film zombie di Indonesia menyambut antusias film ini. Media sosial dipenuhi dengan ulasan positif yang memuji akting Park Seo-joon yang ekspresif serta penggambaran zombie yang sangat realistis .
“Colony berhasil membuat saya tidak bisa tidur semalaman! Jumpscare-nya pas, ceritanya nggak klise,” tulis seorang warganet di X (dulu Twitter).
“Chemistry antara Park Seo-joon dan Jung Hoyeon dapet banget. Ditambah efek zombienya keren abis, serem tapi nagih,” tulis warganet lainnya .
Dengan rata-rata penambahan puluhan ribu penonton setiap hari, “Colony” kini diprediksi akan menjadi film impor pertama pada 2026 yang menembus 1 juta penonton di Indonesia . Jika prediksi ini terbukti, “Colony” akan mencatatkan namanya dalam sejarah perfilman Indonesia sebagai salah satu film asing terlaris sepanjang masa .
“Kami sangat terkejut dengan sambutan hangat dari penonton Indonesia. Ini adalah pencapaian yang luar biasa,” ujar perwakilan distributor film tersebut di Jakarta .
“Capaian 750 ribu penonton dalam delapan hari menjadi sinyal bahwa “Colony” berpotensi menjadi salah satu fenomena box office terbesar tahun ini,” tulis analis box office Indonesia.
(tabloidbintang/cinepoint**)






