Jakarta, ElrolumNews – Sebanyak lima unit robot humanoid canggih buatan perusahaan teknologi asal Tiongkok, Agibot, resmi dipamerkan di Jakarta pada Selasa (9/6/2026) . Peluncuran yang digelar melalui “Agibot Partner Conference Indonesia” ini menjadi langkah awal Agibot untuk menguasai pasar robotika di Asia Tenggara, dengan Indonesia sebagai pintu masuk utamanya .
“Indonesia adalah salah satu pasar terpenting bagi kami. Indonesia memiliki banyak infrastruktur yang sangat maju dan sangat baik untuk banyak industri,” kata President of Middle East and Asia Pacific Region Agibot, Abel Deng, di Jakarta .
Hadir dalam acara tersebut, perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Komunikasi dan Digital, hingga Kementerian Perindustrian, serta mitra lokal Denka Pratama Indonesia .
Acara ini bukan sekadar pameran biasa. Agibot membawa serta jajaran robot terbarunya yang siap membantu manusia di berbagai sektor. Berdasarkan informasi yang dihimpun, berikut spesifikasi kelima robot tersebut :
1. Agibot A3 (Si Kuat)
Robot humanoid generasi terbaru ini digadang-gadang sebagai salah satu robot paling canggih saat ini. Keunggulan utamanya terletak pada kekuatan mekanis dengan torsi hingga 320 Nm pada sejumlah sendinya—setara dengan tenaga kendaraan listrik. A3 mampu melakukan gerakan kompleks seperti menari, bela diri, hingga memainkan alat musik dengan presisi .
2. Agibot A2 (Si Ramah)
Berbeda dengan A3 yang fokus pada tenaga, A2 lebih didesain untuk interaksi sosial. Robot ini dapat berfungsi sebagai brand ambassador, pemandu acara (MC), hingga resepsionis yang ramah. A2 lah yang sebelumnya sempat viral di media sosial karena mampu menirukan gerakan moonwalk ala Michael Jackson .
3. Agibot X2 (Si Cerdas)
Robot mungil (tinggi 1,3 meter, berat 40 kg) ini mengandalkan kecerdasan buatan (AI) untuk belajar. Fitur unggulannya adalah kemampuan One-shot Learning: pengguna cukup mengunggah suara atau video, dan X2 akan mempelajari serta menirukan kemampuan tersebut hanya dalam waktu sekitar satu jam. Di Tiongkok, robot ini sudah digunakan sebagai asisten penjualan di toko ritel .
4. Robot G2 (Si Pekerja Keras)
Berbeda dengan yang lain, G2 adalah robot dengan desain humanoid tetapi menggunakan roda di bagian bawahnya. Robot ini dirancang untuk tugas operasional berat seperti memindahkan barang di logistik, inspeksi fasilitas, hingga keamanan .
5. Robot C5 (Si Bersih)
Satu-satunya yang bukan humanoid, C5 adalah robot pembersih komersial. Dengan kemampuan membersihkan area hingga 2.000 meter persegi per jam, robot ini cocok untuk mal, perkantoran, dan bandara .
Agibot tidak hanya berencana menjual robot, tetapi juga memperkenalkan model bisnis Robot-as-a-Service (RaaS) di Indonesia . Presiden Agibot untuk kawasan Timur Tengah dan Asia Pasifik, Deng Feng, menjelaskan bahwa pihaknya juga akan mengembangkan solusi lokal.
“Kami berharap bisa berjalan bersama dan melangkah maju khususnya pada pengembangan industri AI,” ujar Abel Deng .
Fokus utama Agibot di Indonesia mencakup sektor industri manufaktur, komersial, riset, dan pendidikan .
Kedatangan Agibot disambut hangat oleh jajaran pemerintah Indonesia. Wakil Presiden RI, melalui perwakilannya, menyatakan bahwa Indonesia harus bersiap menyambut era robotika .
“Kita harus siap untuk era robotika yang akan datang. Agibot diharapkan menjadi salah satu pionir industri robot humanoid Indonesia dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan teknologi dan sosial negara ini,” ujar Staf Khusus Wakil Presiden, Achmad Adhitya .
Indonesia sendiri saat ini tengah menggencarkan strategi “Making Indonesia 4.0” yang menjadikan AI dan robotika sebagai prioritas .
(*/dbs)






