Solo, ElrolumNews — Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, meluas pada Kamis (3/9/2026) pagi. Total tiga blok gunungan sampah (Blok B, C, dan D) terbakar .
Api pertama kali terlihat di Blok D sekitar pukul 18.00 WIB pada Rabu (2/9/2026) malam . Tiupan angin kencang membuat api dengan cepat merambat ke Blok B dan kemudian meluas hingga Blok C pada Kamis pagi .
Wali Kota Solo, Respati Ardi, memerintahkan evakuasi warga di RT 3 RW 39 Kelurahan Mojosongo karena tidak tahan dengan asap yang terlalu pekat . “Kita memastikan warga yang terdampak kita evakuasi. Sesegera mungkin kita antisipasi agar tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Respati .
Pemkot Solo juga membagikan masker kepada masyarakat di sekitar TPA Putri Cempo untuk meminimalkan gangguan kesehatan akibat asap . Warga di sisi utara TPA, terutama di Desa Plesungan, Karanganyar, juga terdampak asap dan beberapa memilih mengungsi . BPBD Karanganyar mengirimkan bantuan masker untuk warga terdampak .
Sebanyak 22 armada pemadam kebakaran dari wilayah Solo Raya (Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, Boyolali, Klaten) dan Magelang dikerahkan untuk memadamkan api . Selain itu, 2 unit water cannon dari Polresta Solo dan 11 tangki air juga diterjunkan .
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo, Herwin Tri Nugroho Adi, mengatakan hingga Kamis pagi masih ada titik api di beberapa lokasi . “Pagi ini masih ada beberapa titik api di lokasi TPA Putri Cempo, kemudian titik-titik api kecil ya, kalau untuk api besar sudah tidak ada,” ujarnya .
Tim Damkar siaga di semua lokasi karena asap masih cukup tebal dan mengganggu pandangan . Herwin berharap angin tidak membesar seperti Rabu malam yang menjadi faktor utama meluasnya kebakaran .
Aktivitas pembuangan sampah ke TPA Putri Cempo dihentikan sementara untuk memudahkan akses armada pemadam kebakaran . Kepala Seksi Darurat Logistik BPBD Solo, Edhi Soekono, mengatakan api yang sempat padam di Blok D kembali menyala, sehingga aktivitas pembuangan sampah dihentikan hari ini .
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan . Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan pihaknya belum ingin berspekulasi dan akan merilis keterangan resmi setelah kebakaran benar-benar padam . Lurah Mojosongo Katarina Kartika menyebut kebakaran di TPA Putri Cempo merupakan kejadian terbesar yang pernah terjadi di lokasi tersebut . Kebakaran biasa terjadi selama musim kemarau karena cuaca ekstrem, namun biasanya tidak sebesar ini .
(*/fvs)



