New Jersey, ElrolumNews – Dunia sepak bola dikejutkan oleh pengumuman resmi Neymar tentang pensiunnya dari tim nasional Brasil. Keputusan ini diambil setelah Selecao tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Norwegia dengan skor 1-2 di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (6/7) dini hari WIB .
Dalam laga yang penuh drama tersebut, dua gol Erling Haaland menjadi mimpi buruk bagi Brasil, sementara Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-67 hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat eksekusi penalti pada masa injury time . Gol tersebut menjadi gol terakhirnya bagi Selecao, namun tidak cukup untuk menyelamatkan timnya dari kekalahan.
Setelah peluit panjang dibunyikan, Neymar tak kuasa menahan tangis. Ia terjatuh di lapangan dan dihibur oleh rekan-rekan setimnya seperti Raphinha, Vinicius Junior, dan Alisson Becker . Dalam wawancara dengan TV Globo, ia menyampaikan pernyataan yang mengakhiri perjalanan 16 tahunnya bersama tim nasional.
“Saya sudah mencoba. Saya sudah mencoba. Sekarang sudah selesai. Saya memulai di sini, dan saya mengakhirinya di sini,” ujar Neymar dengan suara bergetar dan air mata yang tak terbendung.
Keputusan Neymar pensiun memiliki makna simbolis yang mendalam. Stadion MetLife di New Jersey merupakan tempat yang sama dengan arena debutnya bersama timnas senior Brasil pada 10 Agustus 2010 . Saat itu, Neymar yang masih berusia 18 tahun langsung mencetak gol dalam laga persahabatan melawan Amerika Serikat . Enam belas tahun kemudian, di stadion yang sama, ia mengakhiri karier internasionalnya dengan air mata .
Neymar menutup karier internasionalnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil dengan torehan 80 gol dari 130 penampilan . Ia berhasil melampaui rekor legenda Pele yang mengoleksi 77 gol . Selain itu, ia juga mencatatkan 58 assist selama membela Selecao .
Pencapaiannya bersama Brasil antara lain:
Medali emas Olimpiade Rio 2016
Medali perak Olimpiade London 2012
Piala Konfederasi FIFA 2013
Runner-up Copa America 2021
Meski memiliki rekor individu gemilang, Neymar gagal memenuhi ambisi terbesarnya: membawa Brasil meraih gelar juara dunia. Ia tampil dalam empat edisi Piala Dunia (2014, 2018, 2022, 2026) dan mencetak sembilan gol . Namun, cedera yang terus menghantuinya, termasuk cedera betis kanan yang membuatnya hanya tampil dalam dua pertandingan di Piala Dunia 2026, menjadi penghalang utama .
Kekalahan dari Norwegia juga mencatatkan sejarah kelam bagi Brasil. Ini adalah pertama kalinya sejak 1990 Selecao tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia . Puasa gelar Brasil di Piala Dunia pun berlanjut, terakhir kali mereka menjadi juara pada tahun 2002.
(*/fvs)





