Jakarta, Elrolumnews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk periode 13 hingga 14 Juni 2026. Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu berbagai bencana hidrometeorologi .
Dalam peringatan yang dirilis BMKG, terdapat empat provinsi yang ditetapkan dalam kategori Siaga karena berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Keempat wilayah tersebut adalah:
Aceh
Sulawesi Utara
Maluku Utara
Papua Tengah
Prakirawan BMKG, Adelia, menjelaskan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh sirkulasi siklonik yang terbentuk di Laut Filipina timur Filipina bagian selatan. Sistem tersebut memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi yang mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia .
“Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Aceh, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Papua Tengah,” kata Prakirawan BMKG Adelia dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026) .
BMKG juga memprakirakan sebanyak 31 kota di Indonesia akan diguyur hujan dengan intensitas berbeda-beda. Berikut rinciannya :
Hujan Petir (Hujan Lebat disertai Kilat):
Bandar Lampung
Bengkulu
Banjarmasin
Manado
Hujan Sedang:
Sorong
Hujan Ringan:
Medan, Padang, Tanjung Pinang, Palembang, Pangkalpinang, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Tanjung Selor, Denpasar, Mataram, Gorontalo, Palu, Mamuju, Makassar, Kendari, Ambon, Ternate, Manokwari, Nabire, Jayawijaya
Prakirawan BMKG Ina Indah juga menambahkan bahwa untuk wilayah barat Indonesia, cuaca berawan diprakirakan terjadi di Kota Banda Aceh, Pekanbaru, Jambi, dan Jakarta. Sementara itu, wilayah Jakarta diprakirakan berawan tebal sepanjang hari .
Selain keempat wilayah siaga, BMKG juga menetapkan status Waspada (hujan sedang hingga lebat) untuk sejumlah provinsi berikut :
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Kepulauan Riau
Sumatera Selatan
Kepulauan Bangka Belitung
Lampung
Banten
Jawa Barat
Jawa Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Kalimantan Selatan
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Maluku
Papua Barat Daya
Papua Pegunungan
Papua
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang di sejumlah wilayah. Masyarakat di Bali, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Tenggara diimbau untuk waspada terhadap angin kencang yang dapat mengganggu aktivitas .
BMKG mengingatkan bahwa hujan lebat hingga sangat lebat dapat memicu berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, genangan air, luapan sungai, hingga tanah longsor. Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana diminta untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi BMKG .
Secara khusus, BMKG Sulawesi Selatan mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah Makassar dan sekitarnya. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang diperkirakan terjadi pada pukul 05.30 WITA hingga 08.00 WITA.
Wilayah yang terdampak meliputi Kabupaten Sinjai, Bone, Wajo, Gowa, Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Barru, Sidenreng Rappang, Luwu Timur, serta Kota Makassar (Biringkanaya, Tamalanrea) .
Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan dan dapat memantau perkembangan cuaca melalui aplikasi Info BMKG atau akun media sosial resmi @infobmkg .
Bagi yang tinggal di daerah rawan bencana, disarankan untuk:
Memastikan saluran air tidak tersumbat
Menghindari aktivitas di dekat bantaran sungai saat hujan deras
Menyiapkan dokumen penting dan tas siaga bencana
Segera mengungsi ke tempat lebih aman jika terjadi tanda-tanda bahaya
BMKG juga mencatat bahwa sebagian wilayah Indonesia bagian selatan saat ini mulai memasuki musim kemarau yang ditandai dengan berkurangnya curah hujan secara signifikan, serta fenomena penurunan suhu udara yang dikenal dengan istilah bediding, terutama pada malam hingga menjelang pagi hari di wilayah dataran tinggi.
(*/bmkg)



