Gunung Semeru & Dukono Meletus Pagi Ini, Kolom Abu 4.176 Meter! Status Siaga, Warga Diimbau Pakai Masker!

Jawa Timur & Maluku Utara, ElrolumNews – Aktivitas vulkanik terjadi di dua gunung berapi Indonesia pada Senin (29/6/2026) pagi. Gunung Semeru di Jawa Timur dan Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, meletus dalam waktu yang berdekatan, memicu peringatan dini bagi warga sekitar.

Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, meletus pada Senin pagi dengan tinggi kolom abu mencapai 4.176 meter atau sekitar 500 meter di atas puncak .

Berdasarkan laporan Magma ESDM, letusan terjadi pada pukul 05.36 WIB. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal bergerak ke arah timur laut . Status gunung tertinggi di Pulau Jawa ini saat ini berada di level ORANGE (Waspada) atau Level III dari empat tingkat bahaya .

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara sejauh 8 kilometer dari kawah, serta mewaspadai potensi awan panas dan guguran lava .

Hampir bersamaan, Gunung Dukono di Halmahera Utara juga menunjukkan peningkatan aktivitas. Gunung api yang terletak di Kabupaten Halmahera Utara ini memuntahkan abu vulkanik setinggi 2.100 meter (7.000 kaki) pada pukul 07.40 WIT .

Kolom abu teramati berwarna kelabu dan cokelat dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut . Status Gunung Dukono saat ini berada di Level II atau Waspada. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat di sekitar radius 4 kilometer dari kawah untuk tidak beraktivitas .

Kedua gunung api yang aktif ini menjadi perhatian karena aktivitasnya yang meningkat. Warga di sekitar area berbahaya diimbau untuk:

  • Mengenakan masker untuk menghindari gangguan pernapasan akibat abu vulkanik

  • Mewaspadai hujan abu yang dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan

  • Menghindari lereng yang berpotensi longsor, terutama saat hujan

  • Memantau informasi resmi dari PVMBG dan BPBD setempat

Belum ada laporan mengenai dampak langsung terhadap pemukiman warga. Namun, aktivitas vulkanik ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap bencana alam di wilayah rawan bencana Indonesia.

(*/Magma ESDM/dbs)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

More like this

Gempa susulan Flores tembus 15.156 kali, BMKG catat M4,7 siang ini

Gempa Susulan Flores Tembus 15.156 Kali, Hari Ini Kembali...

Kupang, ELrolumnews — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat total gempa susulan di Flores, Nusa Tenggara Timur,...
Cuaca Jakarta malam ini berawan dengan potensi hujan ringan di Jaksel dan Jaktim

Cuaca Jakarta Malam Ini Berawan, Suhu Capai 35 Derajat!...

Jakarta, ELrolumnews — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Jakarta berawan pada Sabtu...
BPBD pastikan kondisi Kepulauan Seribu aman pascagempa M5,9

Gempa M5,9 Kepulauan Seribu: BPBD Pastikan Kondisi Aman, KRL...

Jakarta, ElrolumNews — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan kondisi Kepulauan Seribu aman pascagempa magnitudo...

More

Recomended

Read More