Robot Humanoid AGIBOT Resmi Masuk Indonesia! Perkenalkan Model Sewa RaaS dan 7 Skenario Produktivitas, Target Dorong Otomatisasi Industri

Jakarta, ElrolumNews – Industri robotika dan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia memasuki babak baru. AGIBOT, perusahaan global yang mengembangkan AI berwujud fisik (embodied AI) dan robotika, secara resmi menggelar AGIBOT Partner Conference (APC) 2026 Indonesia di Jakarta .

Ajang yang digelar bersama mitra lokal, Denka Pratama Indonesia ini menjadi langkah penting dalam strategi jangka panjang AGIBOT di Indonesia dan pengembangan ekosistem kolaboratif di Asia Pasifik .

APC 2026 Indonesia dihadiri sekitar 300 peserta yang berasal dari sektor teknologi, dunia usaha, dan mitra industri di Indonesia. Dalam forum ini, AGIBOT membahas implementasi praktis AI berwujud fisik dan robot humanoid di berbagai sektor industri Tanah Air .

President Timur Tengah dan Asia Pasifik AGIBOT, Abel Deng, menegaskan bahwa kehadiran AGIBOT di Indonesia merupakan momen penting bagi perkembangan industri robotika nasional.

“AGIBOT menghadirkan AI berwujud fisik yang siap diterapkan di Indonesia sehingga robot tidak hanya dapat bergerak seperti manusia, namun juga bekerja layaknya manusia dan berperan sebagai sumber produktivitas baru,” ujar Abel Deng .

AGIBOT memperkenalkan arsitektur “Three Intelligences in One” yang menyatukan tiga kemampuan utama:

  • Kecerdasan gerak (Locomotion Intelligence)

  • Kecerdasan interaksi (Interaction Intelligence)

  • Kecerdasan manipulasi (Manipulation Intelligence) 

Salah satu gebrakan AGIBOT di Indonesia adalah pengenalan model Robot as a Service (RaaS). Melalui skema ini, perusahaan dapat memanfaatkan teknologi robotika tanpa harus melakukan investasi awal yang besar untuk pembelian perangkat .

“Model tersebut juga mempercepat adopsi AI berwujud fisik secara luas di berbagai sektor industri,” jelas Abel Deng .

AGIBOT juga memperkenalkan konsep XYZ Curve untuk mendukung pertumbuhan industri AI berwujud fisik, serta tujuh skenario produktivitas yang dapat diterapkan melalui penggunaan robot .

Pendiri Denka Pratama Indonesia, Ching, menyatakan optimisme terhadap kolaborasi ini. “AGIBOT merupakan perusahaan yang berhasil mengubah AI berwujud fisik menjadi solusi produktivitas yang nyata. Keunggulan teknologi dan filosofi produk AGIBOT, dipadukan dengan sumber daya yang dimiliki Denka, akan menghadirkan peluang yang luar biasa untuk mengembangkan pasar Indonesia,” ujarnya .

AGIBOT dan Denka juga menunjuk PT Robotika Futuristik Indonesia (robotshow.id) sebagai mitra resmi untuk penyewaan robot humanoid maupun robodog dari AGIBOT .

Nilai pasar robotika Indonesia diperkirakan terus meningkat. Berdasarkan laporan Indonesia Robotics Market Outlook 2030 dari Mordor Intelligence, nilai pasar robotika Indonesia diperkirakan meningkat dari 23,8 juta dolar AS pada 2025 menjadi 47,75 juta dolar AS pada 2030.

(*/fvs)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

More like this

Ilustrasi masa depan AI Indonesia dengan peta digital, infrastruktur, talenta muda, dan proyeksi ekonomi 366 miliar dolar

AI Indonesia: Sumbang USD 366 Miliar ke PDB, Peta...

Teknologi, ELrolumnews — Indonesia sedang bersiap menyambut gelombang kecerdasan artifisial (AI). Bukan lagi sekadar wacana—pemerintah memproyeksikan AI akan...
Ilustrasi perdebatan AGI dengan otak sirkuit terbelah, timbangan, peringatan, dan dua sudut pandang optimis dan waspada

AGI Sudah Tiba? Perdebatan Panas GPT-6 Astra

AI, ELrolumnews — Dunia kecerdasan buatan sedang bergolak. Dalam empat hari, dua tokoh paling berpengaruh di industri AI—Greg...
OpenAI luncurkan GPT-6 Astra, Nvidia CEO sebut AGI telah tiba

OpenAI Luncurkan GPT-6 Astra, Nvidia Sebut AGI Tiba! CEO:...

San Francisco, ELrolumNews — Dunia kecerdasan buatan diguncang oleh perilisan model terbaru OpenAI, GPT-6 Astra, yang disebut-sebut sebagai...

More

Recomended

Read More