DARURAT! Stellantis Recall 1,3 Juta Jeep Wrangler & Gladiator di Dunia, Berpotensi Terbakar Saat Diparkir!

Jakarta, ElrolumNews – Stellantis, perusahaan induk merek Jeep, mengumumkan penarikan kembali (recall) lebih dari 1,3 juta unit kendaraan Jeep di seluruh dunia. Penarikan ini mencakup model Jeep Wrangler dan Gladiator tahun 2021 hingga 2025 karena adanya komponen yang dapat memicu kebakaran .

Perusahaan meminta pemilik kendaraan untuk memarkir mobil di luar ruangan dan menjauh dari bangunan atau kendaraan lain sampai perbaikan selesai dilakukan .

Menurut perusahaan, masalahnya terletak pada koneksi listrik pada kabel pompa power steering dengan sistem hidraulik. Ketika terjadi panas berlebih (overheat) akibat korsleting listrik dan kebocoran fluida bertekanan tinggi yang menyentuh komponen sangat panas, dapat memicu percikan api yang bisa menjalar ke berbagai komponen pada mobil .

Stellantis menyatakan kerusakan komponen ini “sangat langka”, namun tetap melakukan recall karena risiko keselamatan yang serius .

Data yang dihimpun menunjukkan setidaknya 72 kebakaran diduga terkait dengan masalah ini. Bahkan, insiden kebakaran telah memakan korban satu orang yang dilaporkan terluka .

Yang mengkhawatirkan, potensi api bisa muncul bahkan ketika kendaraan diparkir dengan kunci kontak dalam posisi off (mati).

Penarikan kembali ini mencakup :

WilayahJumlah Unit
Amerika Serikat1.080.000 unit
Kanada106.000 unit
Meksiko23.000 unit
Pasar Lain (global)125.000 unit
TOTAL1.334.000 unit

Sebelumnya, pada September 2024, Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) telah membuka penyelidikan terhadap hampir 800.000 kendaraan Jeep Wrangler dan Gladiator terkait kekhawatiran kebakaran mesin .

Stellantis menyatakan bahwa pada 2023 dan awal 2024 mereka telah menyelidiki kebakaran pada beberapa kendaraan, namun penyelidikan ditutup karena tingkat kebakaran yang rendah. Namun, pada Agustus 2024, perusahaan membuka kembali penyelidikan setelah terjadi peningkatan insiden yang berasal dari sambungan listrik pada komponen yang dimaksud.

Stellantis mengatakan bahwa penarikan kembali ini untuk dilakukan pemeriksaan dan kemungkinan perbaikan atau penggantian rangkaian kabel atau pompa power steering hidrolik elektrik. Perusahaan memperkirakan perbaikan penarikan kembali paling lambat selesai pada Juli 2026.

(*/CNN Indonesia)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

More like this

Ilustrasi

Nissan-Honda Perkuat Kerja Sama Teknologi! Kembangkan ECU dan OS...

TOKYO, ElrolumNews — Dua raksasa otomotif Jepang, Nissan Motor dan Honda Motor, resmi memperkuat kerja sama di bidang...
Ilustrasi

Baterai EV Modern Bisa Bertahan 20 Tahun! Studi: Degradasi...

Jakarta, ElrolumNews - Kekhawatiran mengenai daya tahan dan usia pakai baterai kerap menjadi salah satu pertimbangan utama...

Toyota Veloz Hybrid EV Sabet Car of The Year...

Jakarta, ElrolumNews — Prestasi gemilang kembali diraih oleh industri otomotif Tanah Air. Toyota Veloz Hybrid EV secara resmi...

More

Recomended

Read More