KABAR BAIK! Indeks Harga Pangan Nasional Turun Drastis 3,8 Persen, Harga Beras, Cabai, dan Bawang Mulai Normal!

Jakarta, ElrolumNews – Kabar baik datang dari sektor pangan nasional. Indeks harga pangan berhasil mencatatkan penurunan signifikan pada pekan ketiga bulan Juni 2026, setelah beberapa pekan sebelumnya sempat menekan daya beli masyarakat [citation:2]. Berdasarkan data terkini yang dihimpun, indeks harga pangan tercatat turun hingga 3,8 persen dibandingkan posisi puncak pada bulan lalu.

Penurunan indeks ini menjadi angin segar bagi ibu rumah tangga dan pelaku usaha, terutama setelah beberapa komoditas pangan utama sempat mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi pada Mei lalu.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, mengungkapkan bahwa penurunan ini dipicu oleh dua faktor utama: panen raya serentak di sejumlah sentra produksi dan perbaikan rantai distribusi pangan dari sentra ke daerah konsumen. “Memasuki musim panen raya di beberapa sentra pangan, pasokan meningkat signifikan sehingga harga-harga mulai bergerak turun,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (22/6/2026).

- Advertisement -

Ia juga menyebutkan bahwa perbaikan cuaca di beberapa daerah penghasil sayuran dan cabai memberikan dampak positif terhadap produktivitas tanaman. Selain itu, program pemerintah dalam mendorong distribusi yang lebih efisien dan stabilisasi pasokan juga mulai menunjukkan hasil.

Penurunan indeks harga ini terutama dipicu oleh melemahnya harga beberapa komoditas strategis. Beras medium yang sempat menyentuh angka tinggi perlahan mulai turun seiring dengan masuknya panen baru di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Cabai merah keriting dan bawang merah, yang sempat menjadi biang kerok inflasi, kini turun karena pasokan dari sentra produksi di Sumatera dan Jawa mulai melimpah.

- Advertisement -

“Dengan adanya panen serentak di beberapa daerah, pasokan melimpah dan harga di tingkat petani mulai turun,” tambah Arief Prasetyo Adi.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian di atas kebutuhan (panic buying). Dengan tren musim panen yang masih berlanjut dalam beberapa pekan ke depan, pemerintah optimistis harga pangan akan tetap stabil dan terkendali.

(*/dbs)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Iklan

Terkait
IHSG dibuka melemah ke 5.249, rupiah tertekan di Rp18.161 menanti keputusan The Fed

IHSG Dibuka Melemah ke 5.249, Rupiah Tertekan di Rp18.161...

Jakarta, ElrolumNews — Pasar keuangan Indonesia kembali dibuka di zona merah pada Rabu, 28 Oktober 2026. Indeks...
IHSG anjlok 4,31 persen ke bawah 5.000, rupiah melemah ke Rp18.035 akibat ancaman MSCI

IHSG Anjlok 4,31 Persen ke Bawah 5.000, Rupiah Melemah...

Jakarta, ElrolumNews — Pasar keuangan Indonesia memasuki pekan ini dengan tekanan berat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)...
Diversifikasi portofolio membantu investor mengelola risiko dengan tidak bergantung pada satu saham, satu sektor, atau satu jenis aset.

Diversifikasi Portofolio Saham untuk Pemula: Cara Mengelola Risiko Investasi

Pasar Modal & Investasi, ELrolumNews — Setelah memahami analisis fundamental, valuasi, pertumbuhan, value trap, laporan keuangan, dan...
Advertisement

Lainnya

Popular