Lahore, Pakistan, ElrolumNews – Duka mendalam menyelimuti Kota Lahore, Pakistan. Sebuah ruang bimbingan belajar swasta di kawasan Kahna Nau, pinggiran Lahore, mengalami musibah tragis pada Selasa (30/6/2026) sore . Atap ruangan yang digunakan untuk belajar tiba-tiba ambruk dan menimpa puluhan anak yang sedang mengikuti pelajaran tambahan .
Juru bicara layanan darurat Rescue 1122, Farooq Ahmed, mengatakan bahwa pusat panggilan darurat menerima laporan insiden pada pukul 16.45 waktu setempat . Tim penyelamat tiba di lokasi dalam hitungan menit dan segera melakukan evakuasi .
Berdasarkan data dari Associated Press of Pakistan (APP), petugas Rescue 1122 berhasil mengeluarkan 19 orang dari reruntuhan, termasuk seorang guru perempuan berusia 30 tahun dan sejumlah anak-anak dalam kondisi kritis. Para korban langsung diberikan pertolongan pertama dan dilarikan ke rumah sakit terdekat .
Sayangnya, 14 anak-anak dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah yang mereka alami. Sebanyak lima orang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit .
Berikut daftar korban jiwa yang berhasil diidentifikasi berdasarkan laporan APP :
| Nama | Usia | Nama | Usia |
|---|---|---|---|
| Tashbeeh | 7 tahun | Dua | 7 tahun |
| Fawad | 8 tahun | Abdullah | 7 tahun |
| Iman Fatima | 11 tahun | Abdullah | 8 tahun |
| Khadija | 12 tahun | Salman | 8 tahun |
| Murtaza | 4 tahun | Urooj | 9 tahun |
| Rimsha | 6 tahun | Mah Noor | 8 tahun |
| Ali | 6 tahun | – | – |
| Arham | 8 tahun | – | – |
Total korban jiwa adalah 14 anak, terdiri dari 7 anak laki-laki dan 7 anak perempuan.
Menurut keterangan seorang warga bernama Zaheer (45) , yang keponakannya menjadi salah satu korban, kondisi atap ruangan tersebut memang sudah dalam keadaan buruk . Saat kejadian berlangsung, atap sedang dalam proses perbaikan ubin oleh para pekerja, sementara anak-anak tetap melanjutkan kegiatan belajar di bawahnya .
“Tiba-tiba atap runtuh menimpa beberapa anak. Mereka menaruh banyak beban di atap dan itulah sebabnya ini terjadi,” ujar Zaheer kepada AFP .
Pihak kepolisian setempat bergerak cepat. Deputi Inspektur Jenderal Polisi Operasi Lahore, Faisal Kamran, mengonfirmasi bahwa dua orang telah diamankan dalam penyelidikan awal . Kedua orang tersebut adalah pemilik bangunan dan kontraktor yang bertanggung jawab atas pembangunan dan perbaikan gedung . Bagian dari bangunan tersebut masih dalam tahap konstruksi ketika insiden terjadi .
Polisi juga terus mengumpulkan bukti di lokasi kejadian untuk menentukan penyebab pasti runtuhnya atap dan menetapkan siapa yang bertanggung jawab atas kelalaian ini .
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyampaikan duka cita mendalam atas insiden ini dan mendoakan kesembuhan bagi para korban luka . Sementara itu, Kepala Menteri Punjab, Maryam Nawaz Sharif, menyebut tragedi ini sebagai “kesedihan yang tak terukur” dan memerintahkan penyelidikan menyeluruh secara transparan dan tanpa pandang bulu atas insiden ini .
“Kehilangan 14 nyawa tak berdosa adalah kesedihan yang tak terukur, dan hati saya tertuju pada keluarga yang berduka,” tulis Maryam Nawaz Sharif di platform X . “Setiap individu yang terbukti bertanggung jawab akan menghadapi hukuman seberat-beratnya,” tegasnya .
Ia juga memerintahkan peninjauan menyeluruh terhadap standar keselamatan struktural lembaga pendidikan dan bangunan swasta di seluruh Punjab untuk mencegah tragedi serupa di masa depan.
(*/fvs)






