KONTRAKSI MILITER: 200 Jet Tempur NATO Latihan di Perbatasan Rusia, Moskow Gelar Operasi Angkatan Laut di Baltik!

Brussels/Moskow, ElrolumNews – Tegangan tinggi antara NATO dan Rusia kembali memanas. Aliansi Atlantik Utara memulai latihan militer udara besar-besaran “Ramstein Flag 2026” pada 8 Juni hingga 19 Juni, melibatkan 150 hingga 200 pesawat dari 18-19 negara anggota, dengan area latihan yang tersebar dari utara Norwegia hingga selatan Spanyol .

Kali ini, latihan dilakukan secara simultan di dua wilayah operasional: sektor barat laut (Finlandia, Swedia, Norwegia, Denmark) dan sektor selatan (Spanyol dan Mediterania). Untuk pertama kalinya, Komando Udara Sekutu NATO di Ramstein memimpin langsung operasi ini tanpa peran utama dari Komando Angkatan Udara AS di Eropa .

Yang paling menarik perhatian adalah pendaratan jet tempur siluman F-35A Amerika Serikat di pangkalan udara Pirkkala, Finlandia, hanya berjarak beberapa ratus kilometer dari perbatasan Rusia .

Koresponden militer Rusia menilai bahwa F-35 tidak lagi dipandang sebagai pesawat serang utama, melainkan sebagai “simpul sensor terbang” yang mengumpulkan data medan perang dan membagikannya ke pesawat generasi keempat, kapal perang, hingga sistem rudal pantai. Ini adalah konsep “peperangan multidomain” yang diadaptasi NATO dari pelajaran di medan perang Ukraina .

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov merespons dengan formula yang sudah biasa: Rusia “mengambil tindakan yang diperlukan” di tengah “pendekatan infrastruktur militer NATO” .

Namun, formula ini dikritik oleh pengamat karena menyembunyikan fakta bahwa justru Finlandia yang memutuskan bergabung NATO pada 2022 setelah invasi Rusia ke Ukraina, tanpa ada langkah NATO mendekati perbatasan Rusia sebelumnya.

Baca Juga:

Peringatan Perang Dunia? NATO Kerahkan 200 Pesawat Tempur Termasuk F-35 di Ambang Batas Rusia, Latihan Hingga 19 Juni!

Sebagai respons, Rusia menggelar latihan angkatan lautnya sendiri di Laut Baltik pada 8-9 Juni. Latihan ini melibatkan sekitar 10 pesawat militer (jet tempur dan pembom) serta dua kapal rudal kecil, berlangsung di dekat wilayah eksklave Kaliningrad yang sangat termiliterisasi dan menjadi markas Armada Baltik Rusia .

“Tindakan Rusia merupakan salah satu bentuk respons atas Latihan BALTOPS NATO yang lebih besar di Laut Baltik (4-20 Juni) yang melibatkan sekitar 20 kapal perang dari 15 negara dengan 6.000 personel,” tulis laporan Vietnam.vn .

Menurut analis militer, perbedaan mendasar antara kedua latihan ini adalah bahwa NATO sedang mempersiapkan skenario konflik besar, sementara Rusia mengandalkan taktik asimetris dengan penekanan pada senjata nuklir non-strategis, peperangan elektronik, dan sistem pertahanan pantai untuk melindungi wilayah eksklave Kaliningrad yang rentan.

(topwar/vietnamvn**)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

More like this

BREAKING UPDATE: Korban Gempa Filipina Bertambah Jadi 55 Tewas,...

Manila, Filipina, ElrolumNews - Kabar duka terus berdatangan dari negara tetangga Filipina. Angka korban tewas akibat gempa bumi...

BREAKING! Trump Klaim Tewaskan Pemimpin Geng Tren de Aragua...

Washington DC, ELrolumNews – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keberhasilan operasi militer yang menewaskan pemimpin geng kriminal...

GEMPUR KABINET INGGRIS! Menhan John Healey Mundur di Tengah...

London, ElrolumNews – Pemerintahan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer diterpa badai politik besar pada Kamis (11/6/2026). Menteri Pertahanan...

More

Recomended

Read More