Peringatan Perang Dunia? NATO Kerahkan 200 Pesawat Tempur Termasuk F-35 di Ambang Batas Rusia, Latihan Hingga 19 Juni!

Brussels, ElrolumNews – Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) resmi memulai latihan militer udara besar-besaran yang diberi nama Ramstein Flag 2026 (RAFL 26) pada Senin (8/6/2026). Latihan yang akan berlangsung hingga 19 Juni 2026 ini melibatkan lebih dari 200 pesawat tempur dari 18 hingga 19 negara aliansi yang beroperasi di wilayah udara Eropa, termasuk beberapa negara yang berbatasan langsung dengan Rusia .

Yang menarik perhatian para pengamat militer dunia adalah lokasi latihan yang tersebar di lima negara utama: Denmark, Spanyol, Swedia, Norwegia, dan Finlandia . Kehadiran Finlandia dan Swedia sebagai tuan rumah tahun ini menjadi sorotan khusus, mengingat kedua negara baru resmi bergabung dengan NATO beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data dari Angkatan Udara AS dan publikasi pertahanan Eropa, latihan ini merupakan pertama kalinya NATO Air Command (AIRCOM) memimpin langsung perencanaan dan eksekusi latihan skala besar yang terbagi dalam dua teater operasi simultan: “Ramstein Flag North” di kawasan Arktik dan “Ramstein Flag South” di kawasan Mediterania .

Komponen utara latihan yang digelar di dekat perbatasan Rusia-lah yang paling mendapat sorotan. Titik-titik strategis yang digunakan antara lain:

  • Pangkalan Udara Rovaniemi (Finlandia) – Hanya berjarak sekitar 100 kilometer dari perbatasan Rusia. Pangkalan ini menjadi markas bagi pesawat tempur Jerman (Eurofighter) dan jet siluman F-35B AS .

  • Pangkalan Udara Pirkkala (Finlandia) – Digunakan untuk mengoperasikan jet tempur siluman F-35A dari Sayap Tempur ke-48 Angkatan Udara AS yang bermarkas di RAF Lakenheath, Inggris .

  • Pangkalan Udara Ørland (Norwegia) – Menjadi basis bagi pesawat siluman F-35 dari Denmark dan Italia .

  • Pangkalan Udara Kallax (Swedia) – Digunakan oleh pesawat tempur JAS-39 Gripen Swedia yang terkenal lincah .

Selain itu, latihan ini juga melibatkan armada pendukung vital seperti pesawat peringatan dini AWACS Boeing E-3A Sentry, drone pengintai jarak jauh RQ-4D Phoenix, serta pesawat tanker pengisian bahan bakar di udara KC-135 Stratotanker .

Para analis militer menilai latihan ini melampaui sekadar latihan rutin. Ramstein Flag 2026 disebut sebagai uji coba konsep “peperangan tersebar” (distributed warfare) yang akan menjadi skenario dalam konflik skala besar antar negara adidaya.

“Ini adalah pergeseran tektonik dalam strategi pertahanan NATO. Mereka secara resmi beralih dari konsep patroli udara (Air Policing) menuju skenario konflik militer langsung sebagaimana diatur dalam Pasal 5 Piagam Keamanan Kolektif,” tulis analis militer Dmitry Kornev seperti dikutip Izvestia .

Latihan ini menguji kemampuan integrasi sistem senjata mutakhir, di mana jet siluman F-35 generasi kelima tidak hanya bertindak sebagai pesawat tempur, tetapi juga sebagai “pos komando terbang” yang mengoordinasikan pesawat generasi keempat dan mengirimkan data ke markas darat, kapal perang, hingga sistem rudal pantai .

Menanggapi ini, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan bahwa Rusia telah mengambil “segala tindakan yang diperlukan untuk menjamin keamanannya” di tengah latihan NATO yang belum pernah terjadi sebelumnya di dekat perbatasannya .

“Tentu saja, proses ini menjadi sasaran pemantauan paling ketat oleh kementerian pertahanan kami,” kata Peskov kepada wartawan di Moskow . “Infrastruktur militer NATO telah mendekati perbatasan Rusia selama beberapa dekade, dan tentu saja, ini adalah topik yang memerlukan perhatian khusus.”

Wakil Ketua Komite CIS Duma Rusia, Alexander Boroday, bahkan secara blak-blakan menyebut latihan ini sebagai “persiapan untuk perang” .

“Tujuan mereka adalah meningkatkan koordinasi antar kekuatan mereka yang beragam, mencoba menempa semacam kohesi di antara mereka. Mereka membangun kekuatan di dekat perbatasan kita, meningkatkan kohesi mereka, bersiap untuk melakukan operasi cepat melawan kita,” tegas Boroday kepada TASS .

Secara paralel, NATO juga menggelar latihan angkatan laut BALTOPS 26 di Laut Baltik yang juga berbatasan langsung dengan Rusia, termasuk dengan eksklave Kaliningrad. Latihan ini melibatkan simulasi blokade maritim dan serangan terhadap target darat.

(*/dbs)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Dijual Rumah - Nego langsung dengan pemilik-Tanpa Perantara

Rumah di Mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi:
Pemilik: wa: 0811439028

More like this

Bahlil Jamin Tak Ada Pemadaman Listrik! Bentuk Tim Khusus...

Jakarta, ElrolumNews – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan tidak ada rencana pemadaman listrik...

INDIA PANIK! Telegram Diblokir 6 Hari Jelang Ujian Ulang...

New Delhi, ELrolumNews – Pemerintah India mengambil langkah darurat dengan memblokir akses ke aplikasi pesan Telegram pada Selasa...

Hak Konsumen Vs Kepentingan Bisnis! Komisi Eropa Bikin Aturan...

Brussels, ELrolumNews – Kabar penting datang dari Eropa menyusul maraknya keluhan konsumen yang kehilangan akses ke game digital...

More

Recomended

Read More