7.029 Gempa Susulan Guncang NTT, 141 Kali Dirasakan Warga! Korban Meninggal Capai 100 Jiwa, 954 Ton Bantuan Logistik Telah Disalurkan

Flores, ElrolumNews — Aktivitas gempa susulan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terus berlangsung hingga Selasa (25/8/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat total gempa susulan mencapai 7.029 kali sejak gempa utama M7,7 pada 15 Agustus lalu.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, mengatakan bahwa dari ribuan gempa susulan tersebut, 141 kali dirasakan oleh masyarakat, dan 32 gempa di antaranya memiliki magnitudo di atas 5 . Magnitudo terbesar tercatat mencapai M6,2, sementara yang terkecil M1,1 . Sebagian besar aktivitas gempa susulan terjadi di wilayah laut sebelah utara Pulau Flores, mengingat segmen sumber gempa berada di sana.

Pada Selasa pagi, gempa susulan berkekuatan M4,1 kembali mengguncang wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai . Gempa terjadi pada pukul 06.27 WIB (atau 07.37 WIB versi lain) dengan pusat gempa di laut 42 km utara Ruteng, pada kedalaman 5-10 kilometer . Guncangan dirasakan dengan skala II MMI di Kabupaten Manggarai . BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus waspada terhadap kemungkinan gempa susulan berikutnya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat gempa M7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus lalu terus bertambah. Hingga Senin (24/8/2026), jumlah korban meninggal mencapai 100 orang, dengan 1.603 orang luka-luka.

Kepala BNPB, Letnan Jenderal Suharyanto, merinci bahwa korban meninggal tersebar di beberapa kabupaten, dengan jumlah terbanyak di Manggarai dan Manggarai Timur . Selain itu, sebanyak 180.327 orang masih mengungsi di berbagai lokasi, dan 73.818 unit rumah mengalami kerusakan, dengan 23.276 di antaranya rusak berat.

BNPB terus mengirimkan bantuan logistik ke wilayah terdampak. Hingga Sabtu (22/8/2026), sebanyak 954 ton bantuan logistik telah didistribusikan dari Pos Pendukung Logistik Nasional di Halim Perdanakusuma menuju wilayah terdampak di Labuan Bajo dan Maumere.

Bantuan tersebut dikirim melalui 68 sorti penerbangan, termasuk 28 sortie pesawat Hercules TNI AU dan 40 sortie pesawat kargo komersial . Bantuan mencakup kebutuhan dasar seperti sembako, air mineral, tenda, selimut, kasur lipat, perlengkapan kesehatan, perlengkapan bayi, dan peralatan penanganan darurat lainnya.

Selain itu, KRI Semarang-594 juga dikerahkan untuk mengangkut 147 ton bantuan melalui jalur laut dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Labuan Bajo . Pos Pendukung Logistik Nasional masih memiliki 587 ton bantuan yang siap didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus waspada terhadap potensi gempa susulan yang masih mungkin terjadi. Aktivitas seismik yang berkepanjangan ini disebabkan oleh pelepasan energi di zona Sesar Naik Flores (Flores Back-Arc Thrust). Masyarakat diminta untuk hanya mengikuti informasi resmi dari BMKG dan tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi.

(*/fvs)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

More like this

Cuaca Jakarta malam ini berawan dengan potensi hujan ringan di Jaksel dan Jaktim

Cuaca Jakarta Malam Ini Berawan, Suhu Capai 35 Derajat!...

Jakarta, ELrolumnews — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Jakarta berawan pada Sabtu...
BPBD pastikan kondisi Kepulauan Seribu aman pascagempa M5,9

Gempa M5,9 Kepulauan Seribu: BPBD Pastikan Kondisi Aman, KRL...

Jakarta, ElrolumNews — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan kondisi Kepulauan Seribu aman pascagempa magnitudo...
Gempa M 5,9 guncang Kepulauan Seribu dini hari, warga Jakarta terbangun

Gempa M 5,9 Guncang Kepulauan Seribu Dini Hari, Warga...

Jakarta, ELrolumnews — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026) dini...

More

Recomended

Read More